RSI Siti Aisyah Madiun kembali dipercaya sebagai rumah sakit rujukan studi tiru dalam pengembangan layanan stem cell dan secretome. Pada Rabu (17/6/2026), rumah sakit tersebut menerima kunjungan tim dari RS Muhammadiyah Jombang yang ingin mempelajari secara langsung pengelolaan layanan kesehatan berbasis teknologi regeneratif tersebut.
Kunjungan ini menambah daftar rumah sakit yang menjadikan RSI Siti Aisyah Madiun sebagai referensi pengembangan layanan stem cell. Hingga saat ini, rumah sakit tersebut tercatat telah tiga kali menjadi tujuan studi tiru bagi institusi kesehatan yang ingin mendalami penerapan teknologi sel punca.
Rombongan RS Muhammadiyah Jombang yang dipimpin dr. Iwan H., M.Kes. disambut oleh jajaran direksi serta tim medis RSI Siti Aisyah Madiun di Gedung Mas Mansyur Lantai 3.
Dalam kesempatan itu, dr. Iwan menjelaskan bahwa kunjungan dilakukan untuk mempelajari pengalaman RSI Siti Aisyah Madiun yang dinilai berhasil mengembangkan layanan stem cell dan secretome.
“Pepatah mengatakan ‘menjaring ikan nanti kita akan ambil’. Kami datang untuk mengamati, meniru, dan memodifikasi apa yang sudah berhasil dijalankan di RSI Siti Aisyah Madiun. Mohon izin tim kami dari Jombang untuk bisa hospital tour ke layanan unggulan di sini,” ujarnya.
Direktur RSI Siti Aisyah Madiun, dr. Donna Dwi Yudhawati, MMR, FISQua, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia memperkenalkan tim yang terlibat dalam pengembangan layanan stem cell, mulai dari dokter spesialis, tenaga laboratorium, perawat, hingga tim humas.
Dalam sesi diskusi, dr. Donna memaparkan sejumlah faktor yang mendukung keberhasilan pengembangan layanan stem cell di RSI Siti Aisyah Madiun.
“Yang paling penting ada 3 hal: pertama semangat tim, kedua punya target yang jelas untuk pasien dan pendapatan, dan yang terpenting bergerak dulu. Jangan menunggu sempurna, karena program akan tercapai seiring kita berjalan dan terus berbenah,” tegasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan teknis oleh dr. Alifa yang menjelaskan perjalanan layanan stem cell dan secretome sejak tahap perintisan hingga berkembang menjadi salah satu layanan unggulan rumah sakit.
Berdasarkan data tahun 2026, layanan secretome di RSI Siti Aisyah Madiun telah melayani ratusan pasien, sementara tiga pasien tercatat menjalani terapi stem cell.
Selain sesi diskusi, rombongan juga mengikuti hospital tour yang dipandu oleh tim medis RSI Siti Aisyah Madiun. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak melihat langsung fasilitas dan alur operasional layanan stem cell serta secretome.
Menutup rangkaian kunjungan, perwakilan Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang menyampaikan apresiasi atas keterbukaan RSI Siti Aisyah Madiun dalam berbagi pengalaman dan pengetahuan.
MPKU Jombang berharap hasil studi tiru tersebut dapat menjadi bekal untuk mempercepat pengembangan layanan kesehatan berbasis regeneratif di RS Muhammadiyah Jombang sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.






0 Tanggapan
Empty Comments