SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus B menghadirkan program Akhlak In Action sebagai lanjutan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (20/7/2026). Selama sepekan, murid baru dibimbing membiasakan akhlak Islami melalui praktik ibadah dan pembentukan adab dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini dirancang untuk membangun karakter murid sejak awal tahun pelajaran. Pembiasaan tersebut meliputi adab kepada Allah, adab kepada teman, etika berpakaian, hingga adab makan dan minum. Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada materi taharah dan tata cara salat sesuai tuntunan Muhammadiyah.
Tanamkan Adab Sejak Hari Pertama
Sebelum sesi materi dimulai, Kepala SD Mugres Kampus B, Yusuf Wibisono, M.Pd., menjelaskan bahwa pembentukan karakter santun menjadi salah satu prioritas sekolah.
“Kami mencanangkan agar anak-anak memiliki sikap santun, bukan hanya di sekolah, tetapi juga di rumah dan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Yusuf, kesopanan tercermin melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari.
“Sikap santun tampak dari kebiasaan mendengarkan ketika orang lain berbicara, menghormati guru, tidak mengganggu teman, menjaga fasilitas sekolah, serta berbicara dengan sopan,” jelasnya.
Ia berharap pembiasaan tersebut menjadi karakter yang melekat pada diri setiap murid selama menempuh pendidikan di SD Mugres Kampus B.
Belajar Taharah dan Salat Muhammadiyah
Memasuki sesi inti, murid memperoleh materi mengenai taharah sebagai syarat sah salat. Mereka dikenalkan cara bersuci melalui wudu, tayamum, maupun mandi wajib sesuai tuntunan syariat.
Guru ISMUBA SD Mugres Kampus B, Drs. Muji Sucipto, menjelaskan tata cara wudu sesuai tuntunan Muhammadiyah, mulai dari rukun hingga hal-hal yang perlu diperhatikan agar wudu menjadi sempurna.
Ia juga mengajak murid memahami bacaan dan gerakan salat sesuai tuntunan Muhammadiyah melalui penyampaian materi yang interaktif sehingga mudah dipahami peserta didik.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik wudu dan salat secara bergiliran. Guru dan wali kelas mendampingi setiap kelompok murid sekaligus mengoreksi gerakan maupun bacaan agar sesuai dengan tuntunan yang telah dipelajari.
Akhlak Dimulai dari Kebiasaan Kecil
Kepala Urusan Kehidupan Islami SD Mugres Kampus B, Kiki Rizki Amaliyah, S.Pd., menegaskan bahwa pembentukan karakter harus dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Dapat dimulai dari kebiasaan kecil dan saling mengingatkan sesama. Jadilah pribadi yang bermanfaat, minimal bagi diri sendiri terlebih dahulu, serta biasakan mengucapkan kalimat thayyibah dalam situasi apa pun,” tuturnya.
Melalui program Akhlak In Action, SD Mugres Kampus B berharap murid tidak hanya memahami teori mengenai akhlak Islami, tetapi juga membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan tersebut diharapkan menjadi fondasi terbentuknya karakter religius, santun, disiplin, dan bertanggung jawab sejak awal mereka memasuki lingkungan sekolah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments