SD Muhammadiyah 18 Surabaya menyambut delapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surabaya yang akan menjalani Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), Kamis (20/8/2026).
Pembukaan kegiatan berlangsung di Hall Al Insyirah Lantai 5 SD Muhammadiyah 18 Surabaya. Kegiatan tersebut turut dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Meirza Nanda Faradita, S.Pd., M.Pd.
PLP menjadi kesempatan bagi mahasiswa calon guru untuk mengenal lingkungan sekolah secara langsung sekaligus memperoleh pengalaman dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini berlangsung kurang lebih dua bulan, mulai 20 Agustus hingga 19 Oktober 2026.
Kepala SD Muhammadiyah 18 Surabaya, Ach. Barizi, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Universitas Muhammadiyah Surabaya yang telah mempercayakan sekolah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan PLP.
Ia berharap mahasiswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan memperoleh pengalaman yang dapat menjadi bekal dalam menekuni profesi guru.
“Kami mengucapkan terima kasih telah mempercayakan SD Muhammadiyah 18 Surabaya sebagai tempat untuk belajar dan melaksanakan praktik bagi mahasiswa. Kami juga sangat terbuka terhadap saran dan masukan dari mahasiswa terkait hal-hal yang diperoleh selama mengikuti kegiatan di sini,” tutur Ach. Barizi.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa PLP juga menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah. Selama kegiatan berlangsung, kedua lembaga dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam dunia pendidikan.
Selama menjalani PLP, mahasiswa akan mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari observasi, asistensi, hingga praktik mengajar.
Pada tahap observasi, mahasiswa akan mempelajari proses pembelajaran, cara guru mengajar, karakteristik peserta didik, serta suasana dan budaya sekolah. Hasil pengamatan tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan siswa dan menyesuaikan perangkat pembelajaran.
Setelah itu, mahasiswa memasuki tahap asistensi dengan membantu guru menyiapkan bahan ajar dan mendukung pengelolaan kelas. Mahasiswa kemudian mendapat kesempatan melakukan praktik mengajar secara langsung dengan bimbingan guru.
Dalam pelaksanaan praktik tersebut, mahasiswa akan mendapatkan pendampingan dari Wakil Kepala Sekolah Yuyun Nafiah, S.Pd., serta Kepala Urusan Kurikulum SD Muhammadiyah 18 Surabaya, Zharotul Azizah, S.Pd.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman mengajar yang lebih terarah sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh masukan dalam mengembangkan keterampilan pedagogiknya.
Sementara itu, DPL Meirza Nanda Faradita, S.Pd., M.Pd., berpesan kepada mahasiswa agar mengikuti seluruh kegiatan PLP dengan sungguh-sungguh, aktif, rajin, dan bertanggung jawab.
Mahasiswa tidak hanya diharapkan menjalankan tugas yang diberikan, tetapi juga mampu mengamati, belajar, serta mengambil berbagai praktik baik selama berada di lingkungan sekolah.
Selain mengembangkan keterampilan dasar mengajar, mahasiswa juga akan mempraktikkan penyusunan perangkat pembelajaran sesuai Kurikulum Merdeka dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Mereka juga akan mendokumentasikan berbagai kegiatan serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan publikasi melalui karya jurnalistik.
Kegiatan PLP diharapkan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Mahasiswa memperoleh pengalaman nyata sebagai calon pendidik, sementara SD Muhammadiyah 18 Surabaya mendapatkan energi, gagasan, dan semangat baru dari generasi calon guru.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 18 Surabaya bersama Universitas Muhammadiyah Surabaya memperkuat sinergi dalam menyiapkan calon guru yang kompeten, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan.





0 Tanggapan
Empty Comments