SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto menorehkan langkah baru dalam pengembangan pendidikan berkemajuan dengan meresmikan Program Sekolah Digital pada Sabtu (20/6/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Mojokerto, Zainul Muktamar, M.Si., dalam rangkaian kegiatan Penerimaan Rapor Semester Genap dan Wisuda Tahfidz yang digelar di lingkungan sekolah.
Kegiatan berlangsung meriah dan khidmat dengan dihadiri pimpinan Muhammadiyah, guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, serta seluruh peserta didik. Momentum tersebut menjadi semakin istimewa karena selain menerima hasil belajar selama satu semester, para siswa juga menyaksikan peluncuran transformasi digital yang akan memperkuat layanan pembelajaran di sekolah.
Kepala SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto, Rodliyah, menjelaskan bahwa Program Sekolah Digital merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.
“Transformasi digital bukan sekadar menghadirkan perangkat teknologi, tetapi juga membangun budaya belajar yang kreatif, kolaboratif, dan menyenangkan bagi peserta didik,” ujarnya.
Program Sekolah Digital diwujudkan melalui pengembangan website sekolah yang terintegrasi dengan Learning Management System (LMS). Platform pembelajaran digital tersebut dirancang untuk mendukung pengelolaan kegiatan belajar mengajar secara lebih efektif, terstruktur, dan mudah diakses oleh guru, siswa, maupun orang tua.
Melalui LMS, guru dapat mengunggah materi pembelajaran, memberikan tugas dan evaluasi, memantau perkembangan belajar siswa, serta mengelola kelas secara digital. Sistem ini juga dilengkapi berbagai fitur pendukung, seperti penyimpanan materi pembelajaran, jadwal kegiatan belajar, penilaian daring, monitoring kehadiran, hingga media komunikasi yang memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi proses belajar peserta didik.
Dalam sambutannya, Zainul Muktamar menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi yang terus dikembangkan SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto. Menurutnya, Muhammadiyah harus senantiasa menjadi pelopor pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman.
“Sekolah Muhammadiyah berkomitmen mewujudkan pendidikan yang berkemajuan dan adaptif terhadap perubahan zaman,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi masa depan melalui pendekatan pendidikan yang relevan dengan perkembangan era digital. Mengutip pesan yang populer dalam tradisi pendidikan Islam, Zainul mengatakan, “Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, bukan sesuai dengan zamanmu.”
Menurutnya, pesan tersebut menjadi landasan penting bagi sekolah untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh pendidikan Muhammadiyah.
Pada kesempatan yang sama, SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto juga mewisuda 36 siswa peserta Program Tahfidz Al-Qur’an. Para wisudawan berasal dari berbagai jenjang hafalan, mulai dari Juz 30, Juz 29, hingga Juz 1, Juz 2, dan Juz 3.
Capaian tertinggi pada wisuda tahun ini diraih oleh siswa yang berhasil menyelesaikan hafalan lima juz, yaitu Juz 30, Juz 29, Juz 1, Juz 2, dan Juz 3. Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan sekolah dalam mengintegrasikan penguatan iman, ilmu pengetahuan, dan teknologi dalam proses pendidikan.
Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi wisuda ketika para siswa satu per satu menerima sertifikat penghargaan atas capaian hafalan Al-Qur’an mereka. Orang tua yang hadir turut memberikan apresiasi dan dukungan atas keberhasilan putra-putri mereka menyelesaikan program tahfidz.
Melalui peresmian Program Sekolah Digital dan Wisuda Tahfidz ini, SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi Qurani yang unggul, berkarakter, cakap teknologi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Semangat Islam Berkemajuan diwujudkan melalui sinergi antara penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dan pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments