Upaya SD Muhida dalam memperkenalkan siswa pada keberagaman budaya dunia telah menjadi agenda tahunan yang konsisten dilaksanakan.
Pada September ini, SD Muhida mendatangkan guru tamu dari negara Czeh atau Ceko untuk mengenalkan bahasa dan budaya luar pada siswa-siswinya lewat kegiatan “Cross Cultural Program Czeh- Indonesia”, Senin (7/9/2026).
Ada sebanyak sepuluh guru tamu dari Palacky Univercity yang datang ke SD Muhida. Mereka akan menjadi guru tamu selama lima hari di SD Muhida mulai dari hari Senin hingga Jumat.
Ada Sejak 2018
Para guru tamu tersebut bergantian masuk ke dalam kelas mengenalkan budaya dan bahasa di negara asalnya.
Sepuluh mahasiswa ini berasal dari Palacky University yang merupakan mahasiswa pertukaran pelajar dari Universitas Trunojoyo.
Kedatangan guru tamu ini sudah menjadi agenda sekolah sejak 2018. SD Muhida bekerja sama dengan Universitas Trunojoyo untuk menghadirkan guru tamu sebagai bagian dari upaya memperluas pengalaman belajar dan wawasan siswa.
Kedatangan guru tamu ini disambut antusias oleh para siswa. Siswa menyambut dengan membawa bendera negara Indonesia dan negara Czeh sepanjang jalan menuju auditorium.
Sementara itu, di auditorium siswa menampilkan tarian, lagu dan alat musik khas Indonesia untuk hari pertama mereka di SD Muhida.
Seperti agenda tahun sebelumnya, guru tamu bergantian mengajar di kelas. Mereka belajar dan bermain bersama siswa. Tak jarang mereka juga mengajak siswa melantunkan lagu dan menari tarian dari daerah asalnya.
Permen dari Ceko
Salah satu guru tamu, Klara mengungkapkan rasa senangnya diberi kesempatan bisa mengajar di SD Muhida. Ia mengatakan jika ini menjadi suatu pengalaman untuknya.
“Ini menjadi pengalaman untuk saya. Selain itu, bangunan sekolah di sini juga menyenangkan karena siswa-siswi dapat bermain di luar ruangan, tidak seperti di tempat kami yang penuh bangunan” ungkapnya.
Saat mengajar, Clara tidak sendirian. Ia ditemani salah satu temannya, Eliska. Setiap sesi, kelas diisi sebanyak dua guru tamu.
Aisha Khanza Arsyla, salah satu siswa kelas 2 Hamzah menyampaikan rasa senangnya saat bertemu dengan guru tamu dari Czeh. “Senang karena selain belajar juga mendapat permen dari Ceko” katanya.
Tidak hanya menjadi guru tamu, sepuluh mahasiswa asal Czeh ini juga belajar budaya Indonesia. Mereka belajar beberapa lagu daerah Indonesia, tarian dan alat musik bersama siswa.
Kaur kesiswaan, Ummu Choiroh SHI MH berharap kedatangan tamu negara Czech ini bisa membuka wawasan internasional bagi siswa dan warga sekolah. “Siswa dapat mengenal budaya, bahasa, dan kehidupan masyarakat Ceko secara langsung” ucapnya.
“Selain itu, kegiatan ini sekaligus melatih kemampuan bahasa Inggris, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan sikap terbuka dan menghargai keberagaman budaya” imbuhnya.





0 Tanggapan
Empty Comments