Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Muhlas Jalani Verifikasi Adiwiyata, Tunjukkan Program Peduli Lingkungan

Iklan Landscape Smamda
SD Muhlas Jalani Verifikasi Adiwiyata, Tunjukkan Program Peduli Lingkungan
Beberapa tim verifikator Sekolah Adiwiyata melakukan observasi penilaian di lingkungan SD Muhlas. (Muriyono/PWMU.CO)
pwmu.co -

Komitmen SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) dalam membangun budaya peduli lingkungan memasuki tahap verifikasi. Tim verifikator dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan lapangan sebagai bagian dari proses penilaian Sekolah Adiwiyata pada Jumat (26/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui sekolah untuk memperoleh predikat Sekolah Adiwiyata. Selain tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur, verifikasi juga dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Kementerian Agama Kota Surabaya, Komunitas Tunas Hijau Surabaya, serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Kehadiran tim verifikator disambut Kepala SD Muhlas, Mursiah, bersama guru, tenaga kependidikan, dan panitia Sekolah Adiwiyata. Enam siswa yang bertugas sebagai Duta Adiwiyata 2026 juga turut menyambut rombongan, yakni Areta, Woro Muhammad Awan, Akma Zelo, Ghaitsa, serta dua siswa lainnya yang menjadi bagian dari tim pendamping.

Sekitar pukul 08.00 WIB, tim verifikator diarahkan menuju ruang rapat di lantai satu untuk mengikuti pemaparan mengenai berbagai program lingkungan yang telah dijalankan sekolah. Dalam sambutannya, Mursiah menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim verifikator.

“Alhamdulillah, selamat datang di sekolah kami tercinta, semoga berkenan dan memberikan suntikan motivasi menuju Sekolah Adiwiyata,” ujarnya.

Selanjutnya, Mursiah memaparkan visi dan misi sekolah yang dilanjutkan dengan penayangan video mengenai berbagai kegiatan peduli lingkungan yang telah dilaksanakan siswa. Paparan tersebut juga memuat kondisi lingkungan sekolah saat ini serta program-program yang disiapkan dalam mendukung penilaian Adiwiyata.

“Dengan adanya sekolah yang lahannya terbatas ini, kami berupaya memperhatikan dan mengadakan ruang hijau sebagai sekolah sehat yang nantinya menuju Sekolah Adiwiyata,” terangnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurut Mursiah, pendidikan di SD Muhlas tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan umum dan pendidikan keislaman, tetapi juga menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah menyiapkan program, mengunggah dokumen pendukung, serta memastikan berbagai program lingkungan dapat diimplementasikan sesuai indikator penilaian.

Berbagai program yang dipresentasikan kepada tim verifikator antara lain pengelolaan bank sampah, penyediaan Kotak Sampah Botol Plastik (Sabotik), taman sekolah, kebun mini, program penghematan energi, hingga pemanfaatan panel surya sebagai salah satu bentuk edukasi energi terbarukan di lingkungan sekolah.

Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan yang melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik. Tim verifikator juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik untuk melihat kesesuaian antara dokumen yang disampaikan dengan kondisi di lapangan.

Menutup pemaparannya, Mursiah berharap proses verifikasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus mengembangkan budaya peduli lingkungan.

“Semoga dengan hadirnya para verifikator di SD Muhlas ini bisa memotivasi dan pelecut semangat kami untuk menjadi Sekolah Adiwiyata yang bukan hanya sebagai formalitas atau slogan semata, namun akan menjadi karakter baik bagi semua warga sekolah,” pungkasnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 27/06/2026 00:45
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu