Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menggelar 8th UNSC 2026 pada (21- 23/6/2026) di Lantai 13 Gedung At-Tauhid Tower, Surabaya. Kejuaraan pencak silat pelajar bertaraf nasional ini diikuti sebanyak 700 peserta dari berbagai provinsi, mulai dari Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, hingga Maluku Utara.
Rektor Umsura, Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua., hadir langsung membuka acara dan menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar arena adu teknik, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda.
“Jadilah juara di gelanggang, tapi jadilah manusia yang lebih baik di luar gelanggang,” pesannya kepada seluruh peserta.
Kejutan datang saat Prof. Mundakir mengumumkan kebijakan Golden Ticket, yakni akses masuk langsung ke Umsura tanpa seleksi reguler bagi atlet terbaik kategori remaja. Kebijakan ini menjadi bentuk nyata apresiasi universitas terhadap prestasi olahraga yang dipandang setara dengan pencapaian akademik.
Kejuaraan ini dikelola oleh Evalia Safitri selaku Ketua Pelaksana beserta tim kepanitiaan yang memastikan standar penyelenggaraan terjaga ketat, termasuk sistem digital scoring real-time dan juri bersertifikasi resmi dari minimal dua provinsi berbeda demi menjamin objektivitas penilaian. Tim medis, kerja sama dengan BPJS, dan pengamanan dari pihak berwajib turut dihadirkan selama tiga hari pelaksanaan.
Kehadiran kontingen dari provinsi-provinsi jauh membuktikan bahwa reputasi Umsura Championship telah melampaui batas Pulau Jawa. Di luar gelanggang, para atlet saling bertukar cerita tentang tradisi pencak silat daerah masing-masing, menjadikan kejuaraan ini juga sebagai ajang mempererat persatuan lewat seni bela diri warisan leluhur bangsa. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments