SD Mumtaz Sidoarjo menggelar drill Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi seluruh siswa kelas VI mulai Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kemampuan numerasi dan literasi sebagai bekal menghadapi Tes Kemampuan Akademik yang akan datang.
Drill TKA dirancang untuk membiasakan siswa dengan bentuk soal sekaligus suasana ujian yang sesungguhnya. Materi numerasi meliputi kemampuan berhitung, penalaran matematika, dan pemecahan masalah, sedangkan materi literasi berfokus pada pemahaman bacaan, kaidah kebahasaan, serta kemampuan menulis.
Agar peserta lebih siap, pelaksanaan drill dilakukan di ruang kelas yang ditata menyerupai ruang ujian resmi. Durasi pengerjaan soal juga disesuaikan dengan standar pelaksanaan TKA.
Sejak pagi, seluruh siswa kelas VI tampak antusias mengikuti setiap sesi latihan. Mereka mengerjakan soal dengan penuh konsentrasi dalam suasana yang tertib dan kondusif.
Salah seorang peserta, Raneea Shanza Noor Jahan, mengaku sempat merasa gugup saat mengerjakan latihan.
“Awalnya saya merasa grogi karena soal-soalnya cukup menantang. Setelah mengerjakan beberapa sesi, saya mulai terbiasa dan lebih percaya diri. Drill ini sangat membantu saya memahami jenis-jenis soal yang akan dihadapi nanti. Saya juga jadi tahu bagian mana yang masih perlu dipelajari lebih dalam,” ujarnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SD Mumtaz, Rizky Johan Prasetyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan melatih kemampuan akademik siswa, tetapi juga membangun kesiapan mental mereka.
“Drill TKA bukan sekadar latihan mengerjakan soal. Kami ingin siswa merasakan langsung atmosfer ujian sehingga ketika menghadapi TKA nanti mereka tidak kaget dan sudah siap, baik secara mental maupun akademis. Kami memfokuskan latihan pada numerasi dan literasi karena kedua kompetensi tersebut menjadi aspek utama dalam TKA,” jelasnya.
Senada dengan itu, pembimbing TKA bidang Matematika sekaligus guru Matematika SD Mumtaz, Indah Nurma Sari, mengatakan bahwa pembelajaran numerasi tidak hanya menekankan penguasaan rumus, tetapi juga kemampuan berpikir logis.
“Dalam sesi numerasi, kami tidak hanya mengajarkan rumus, tetapi juga melatih cara berpikir logis dan sistematis. Berbagai metode interaktif kami gunakan agar siswa memahami konsep, bukan sekadar menghafal. Hasil drill ini nantinya akan kami evaluasi untuk mengetahui kelemahan masing-masing siswa sehingga pendampingan yang diberikan bisa lebih tepat sasaran,” tuturnya.
Kegiatan drill TKA dijadwalkan berlangsung secara berkala hingga menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik. Melalui program ini, SD Mumtaz berkomitmen memberikan pendampingan yang optimal agar seluruh siswa kelas VI lebih siap menghadapi ujian dan mampu meraih hasil terbaik sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments