SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman (SD Mumtaz) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pengawalan Program Al-Qur’an Metode Ummi bersama Ummi Daerah Sidoarjo pada Kamis (25/6/2026).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala SD Muhammadiyah 1 Taman, Rahardian Arif Rahman, S.S., M.A.P., dan Kepala SD Muhammadiyah 2 Taman, Fatchul Mubarok, S.Th.I., M.Pd., bersama Ketua Ummi Daerah Sidoarjo, M. Iswahyudi, S.S. Kerja sama tersebut akan berlangsung mulai Juli 2026 hingga Mei 2027.
Tujuh Program Pendampingan
Dalam perjanjian bernomor 007/MoU/UMDASDA/VI/2026 itu, kedua belah pihak menyepakati tujuh program pendampingan. Program tersebut meliputi tiga kali Coaching Implementasi pada Juli, Agustus, dan Oktober 2026, dua kali supervisi dan pembinaan pada Desember 2026 serta Februari 2027, Munaqasyah Al-Qur’an I pada April 2027, dan Khotmil Qur’an–Imtihan Al-Qur’an I pada Mei 2027.
Total biaya program sebesar Rp4.200.000. Nominal tersebut belum termasuk pengadaan buku Ummi, biaya munaqasyah siswa, dan konsumsi peserta. Sementara itu, biaya pendampingan telah mencakup insentif serta transportasi trainer yang akan ditugaskan oleh Ummi Daerah Sidoarjo.
Langkah Strategis Perkuat Program Tahfidz
Wakil Kepala Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman, Amrozi, S.Fil.I., M.Pd., menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, MoU ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat program tahfidz yang selama ini menjadi salah satu program unggulan SD Mumtaz.
“Kerja sama dengan Ummi Daerah Sidoarjo sangat penting untuk menjaga mutu pembelajaran Al-Qur’an. Dengan pendampingan dan supervisi yang terjadwal, kami berharap kualitas membaca dan menghafal Al-Qur’an siswa terus meningkat,” ujarnya kepada PWMU.CO.
Amrozi menjelaskan, program ini selaras dengan visi SD Mumtaz dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi keislaman yang kokoh.
“Kami ingin Metode Ummi yang mudah, menyenangkan, dan menyentuh hati benar-benar diterapkan secara optimal di setiap kelas. Pendampingan dari trainer Ummi akan membantu guru-guru kami menyampaikan pembelajaran Al-Qur’an secara lebih profesional,” jelasnya.
Ia juga menilai program Munaqasyah dan Imtihan menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi bagi para siswa.
“Dengan adanya ujian dan wisuda tahfidz, anak-anak akan semakin termotivasi untuk mencapai target hafalan. Kami berharap tahun ini semakin banyak siswa yang berhasil menuntaskan hafalannya,” pungkasnya.
Disaksikan Sejumlah Pihak
Penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan oleh Rachmawati, S.Pd., selaku Kaur Ismuba SD Muhammadiyah 1 Taman, serta Arif Cahyono, M.Pd., selaku Manager Training Ummi Daerah Sidoarjo.
Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berharap program pendampingan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di SD Mumtaz.
Dengan adanya pengawalan dari Ummi Daerah Sidoarjo, SD Mumtaz optimistis mampu terus mencetak generasi hafiz dan hafizah yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments