SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan berbagai kegiatan edukatif yang sarat makna, Jumat (17/7/2026). Hari terakhir MPLS diisi dengan dongeng Islami, penulisan cita-cita, hingga pelepasan balon sebagai simbol harapan dan semangat meraih masa depan.
Kegiatan diawali dengan penampilan pendongeng Kak Erin bersama boneka tangan Cici. Melalui dongeng interaktif berjudul “Setan Gendut dan Setan Kurus”, peserta didik diajak membiasakan membaca doa dalam setiap aktivitas, seperti sebelum makan, masuk kamar mandi, dan sebelum tidur.
Penyampaian cerita yang komunikatif membuat suasana semakin hidup. Para siswa tampak antusias menjawab pertanyaan dan mengikuti alur dongeng hingga selesai.
Usai sesi mendongeng, seluruh peserta didik diminta menuliskan cita-cita mereka pada secarik kertas yang kemudian diikatkan pada balon warna-warni. Beragam profesi dituliskan, mulai dari dokter, guru, polisi, tentara, hafiz Al-Qur’an, hingga pengusaha.
Di tengah kegiatan, kepolosan salah seorang siswa baru mengundang senyum para guru dan orang tua.
“Ustazah, saya ingin jadi dokter anak. Tapi nanti balon saya jangan diterbangkan ya, takut cita-cita saya ikut hilang,” ujarnya polos.
Mendengar hal tersebut, panitia segera menyesuaikan konsep kegiatan. Sebelum balon dilepaskan ke udara terbuka, siswa diajak melakukan simulasi menerbangkan balon di dalam kelas agar mereka tetap merasa nyaman dan tidak khawatir.
Guru Kelas I-A, Chatarina Lestari, S.Pd., kemudian memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik sebelum pelepasan balon.
“Baik anak-anakku, pegang balonnya yang kuat. Bayangkan mimpi dan cita-cita hebat kalian, lalu lepaskan bersama-sama. Semoga Allah SWT mengabulkan cita-cita kalian semua,” tuturnya.
Sorak gembira pun memenuhi ruang kelas saat balon-balon warna-warni melayang ke udara. Para siswa bertepuk tangan sambil memandang balon yang menjadi simbol harapan dan impian mereka.
Panitia menjelaskan bahwa pelepasan balon bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi media untuk menanamkan keberanian bermimpi, semangat belajar, serta keyakinan bahwa cita-cita hanya dapat diraih melalui doa, usaha, dan kerja keras.
Selama sepekan pelaksanaan MPLS, peserta didik baru telah diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, budaya belajar, pembiasaan Islami, serta berbagai aktivitas yang mendukung pembentukan karakter, kemandirian, dan rasa percaya diri.
Melalui semangat “Growing with the Qur’an, Shining for the World”, SD Musix terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang menyenangkan sekaligus membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia, berani bermimpi, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments