Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Semarak Pemira IPM Kids 2026, Siswa SD Muhammadiyah 18 Surabaya Belajar Berdemokrasi dan Memilih Pemimpin

Iklan Landscape Smamda
Semarak Pemira IPM Kids 2026, Siswa SD Muhammadiyah 18 Surabaya Belajar Berdemokrasi dan Memilih Pemimpin
Antusiasme siswa mengikuti e-vote IPM Kids 2026 dengan pendampingan guru (Desy/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana penuh antusiasme terasa di Hall Al Insyirah Lantai 5, Jumat (25/9/2026). Siswa-siswi kelas 4 hingga kelas 6 SD Muhammadiyah 18 Surabaya tampak bersemangat mengikuti salah satu momen penting dalam kehidupan organisasi sekolah, yaitu Pemilihan Raya (Pemira) IPM Kids 2026.

Satu per satu siswa memasuki lokasi pemilihan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Mereka tidak hanya datang untuk memberikan suara, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung bagaimana menggunakan hak pilih, menentukan pilihan, serta menghargai proses demokrasi.

Mengusung sistem E-Vote IPM Kids 2026, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran demokrasi sekaligus pendidikan kepemimpinan bagi siswa. Pemilih diberikan kesempatan untuk memilih satu calon dari daftar calon yang telah ditetapkan. Setelah menggunakan hak pilihnya, pemilih mendapatkan cap tinta pada jari sebagai tanda bahwa hak pilih telah digunakan.

Proses pemilihan diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 secara bergiliran, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan oleh guru dan karyawan SD Muhammadiyah 18 Surabaya. Seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme.

Dari 31 Calon, Dipilih 8 Formatur

Pemira IPM Kids 2026 diikuti oleh 31 siswa yang dicalonkan. Suara yang diperoleh setiap calon selanjutnya akan dihitung dalam bentuk persentase.

Dari 31 calon tersebut, delapan siswa dengan persentase suara tertinggi akan ditetapkan sebagai formatur IPM Kids. Kedelapan formatur kemudian akan mengikuti proses musyawarah bersama pimpinan sekolah untuk menentukan susunan kepengurusan IPM Kids.

Melalui musyawarah tersebut akan ditentukan posisi Ketua Umum, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang kepengurusan yang meliputi Pengkaderan, Kajian Dakwah Islam, Pengkajian Ilmu Pengetahuan, Apresiasi Seni Budaya dan Olahraga, serta Lingkungan Hidup dan Sosial.

Sementara itu, 23 calon lainnya akan tetap mendapatkan ruang untuk berkontribusi dalam kepengurusan dan ditempatkan pada bidang-bidang yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Setelah struktur kepengurusan IPM Kids terbentuk, para pengurus akan melanjutkan tahapan dengan mengadakan rapat penyusunan program kerja. Dengan demikian, Pemira bukan sekadar proses memilih pemimpin, tetapi menjadi pintu awal bagi siswa untuk belajar menjalankan organisasi secara nyata.

Kepala Sekolah: Menjadi Pengalaman Berharga bagi Anak-anak

Kepala SD Muhammadiyah 18 Surabaya, Ach. Barizi, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya Pemira IPM Kids 2026.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan pengalaman penting bagi siswa untuk mengenal nilai-nilai demokrasi, kepemimpinan, tanggung jawab, dan musyawarah sejak usia sekolah dasar.

“Kami merasa bangga melihat anak-anak mengikuti proses Pemira ini dengan antusias. Mereka belajar bahwa setiap pilihan memiliki tanggung jawab dan bahwa menjadi pemimpin bukan hanya tentang dipilih, tetapi juga tentang bagaimana menjalankan amanah dengan baik,” tuturnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Ach. Barizi berharap siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah sebagai pengurus IPM Kids mampu menjadi teladan bagi teman-temannya, memiliki rasa tanggung jawab, serta dapat menghadirkan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat bagi seluruh warga sekolah.

“Semoga dari proses ini lahir pemimpin-pemimpin kecil yang amanah, percaya diri, mampu bekerja sama, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta teman-temannya,” harapnya.

Refli: Seru karena Kami Bisa Ikut Memilih

Antusiasme mengikuti Pemira juga dirasakan langsung oleh para siswa. Refli, salah satu peserta, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Menurut saya seru karena kami bisa ikut memilih sendiri. Saya juga mendukung kegiatan ini karena kami jadi belajar bagaimana memilih pemimpin dan menggunakan hak suara.”

Refli berharap ketua yang terpilih nantinya dapat menjadi pemimpin yang amanah, bertanggung jawab, mau mendengarkan aspirasi teman-temannya, serta mampu membuat kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat bagi siswa.

Kepala Urusan Kesiswaan SD Muhammadiyah 18 Surabaya, Cahyo Iswahyudi, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan Pemira IPM Kids 2026 dengan lancar.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Pemira IPM Kids 2026 dapat berjalan dengan lancar dan tertib. Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan sekolah, guru dan karyawan, panitia, serta seluruh siswa yang telah mendukung dan mengikuti kegiatan ini dengan baik,” tambahnya.

Cahyo juga berharap proses setelah Pemira dapat berjalan dengan baik hingga terbentuk kepengurusan yang mampu menjalankan amanah dan menyusun program-program yang sesuai dengan kebutuhan serta aspirasi siswa.

Pemira IPM Kids 2026 menjadi bagian dari proses pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 18 Surabaya. Melalui pengalaman tersebut, siswa belajar bahwa demokrasi tidak hanya tentang memberikan suara, tetapi juga tentang menghargai pilihan, menerima hasil, bermusyawarah, bekerja sama, dan menjalankan amanah.

Selamat melanjutkan proses Pemira IPM Kids 2026. Semoga amanah yang lahir dari proses ini menjadi awal tumbuhnya generasi pemimpin yang unggul, santun, bertanggung jawab, dan berprestasi. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 25/09/2026 16:36
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu