Suasana ceria dan penuh semangat tampak di TK Aisyiyah Balongbendo pada kegiatan Mini Camp yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan ini dirancang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat makna edukatif, khususnya dalam menumbuhkan kreativitas dan kemandirian anak sejak dini.
Kegiatan diawali dengan senam pagi dan pengenalan tokoh pendidikan nasional yakni Ki Hajar Dewantara.
Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah membuat kemah sederhana dari jarik atau kain gendongan bayi.
Dengan bimbingan guru, anak-anak diajak mengenal cara memanfaatkan kain tradisional menjadi “rumah-rumahan” seperti yang biasa dimainkan anak-anak zaman dahulu.
Jarik dibentangkan, diikat, dan disusun dengan sederhana hingga membentuk tempat berteduh yang unik dan nyaman.
Kegiatan ini bukan sekadar bermain, tetapi juga mengenalkan nilai budaya kepada anak. Jarik yang dulu sering digunakan oleh orang tua sebagai gendongan bayi, kini dihadirkan kembali dalam bentuk permainan kreatif yang menyenangkan.
Anak-anak tampak antusias bekerja sama dengan teman-temannya, saling membantu memegang kain, mengikat, hingga masuk bersama ke dalam “kemah” buatan mereka.

Melalui kegiatan ini, anak belajar banyak hal, seperti kerja sama, komunikasi, serta melatih motorik dan imajinasi. Mereka juga diajak untuk merasakan kesederhanaan permainan tradisional tanpa ketergantungan pada gadget.
Selain itu, kegiatan luar ruang seperti ini memberikan pengalaman belajar langsung yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian, serta mempererat hubungan sosial antar peserta didik dalam suasana yang menyenangkan dan penuh kebersamaan.
Penanggungjawab kegiatan, Hariyati, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Mini Camp ini menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga mengenal budaya, belajar mandiri, dan membangun karakter sejak dini,” ujarnya.
Dengan penuh tawa dan keceriaan, Mini Camp TK Aisyiyah Balongbendo menjadi pengalaman berkesan bagi anak-anak.
Kegiatan sederhana seperti membuat kemah dari jarik ternyata mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus pembelajaran yang mendalam.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments