Dalam upaya menanamkan dan memperkuat karakter siswa sejak dini, SD Plus Muhammadiyah Brawijaya Kota Mojokerto menggelar kegiatan outing class edukatif dengan menyaksikan film bertema pendidikan karakter berjudul “Cyberbullying” di CGV Cinema Sunrise Mall Mojokerto.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan pemahaman nyata kepada siswa terkait dampak negatif perundungan di dunia digital.
Film bertema cyberbullying dinilai sebagai media edukasi yang relevan dalam menghadapi tantangan era digital. Tayangan semacam ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengedukasi generasi muda untuk melawan kejahatan internet, termasuk perundungan siber.
Selain itu, kegiatan outing class melalui nonton bareng film edukatif merupakan bagian dari program pendidikan karakter yang terintegrasi dalam kurikulum sekolah. Siswa diajak memahami secara langsung bagaimana jejak digital dan komentar negatif dapat berdampak pada kesehatan mental seseorang, sekaligus pentingnya bangkit dari keterpurukan.
Program ini juga selaras dengan kampanye nasional anti-bullying yang bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
“Denganmemvisualisasikandampakperundunganmelalui film, pihaksekolahberharappesan moral tersebutlebihmudahmeresapkedalamsanubarisiswadibandingkansekadarteori di dalamkelas.” UjarSuliha, Kepala SD Plus Muhammadiyah Brawijaya
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh siswa dan guru di area lobi bioskop. Suasana semakin meriah dengan yel-yel kebanggaan sekolah yang diteriakkan penuh semangat sebagai bentuk komitmen bersama dalam melawan segala bentuk perundungan.





0 Tanggapan
Empty Comments