Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo menggelar Pengajian Ahad pekan ketiga di Masjid An-Nur Sidoarjo, Ahad (17/5/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini menghadirkan Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Najih Prastiyo, S.H.I., M.H., sebagai pemateri utama dengan mengangkat tema “Anak Hebat: Pewaris Nilai, Penggerak Perubahan”.
Kompleks Masjid An-Nur yang berada di pusat Kota Sidoarjo dipadati oleh peserta sejak pagi. Area parkir di lingkungan SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dipenuhi kendaraan roda dua serta roda empat. Di pelataran masjid, sejumlah stan kuliner milik kader dan warga Muhammadiyah turut beroperasi melayani pembeli.
Jemaah yang hadir meliputi guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dosen Umsida, tenaga kesehatan dari rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah, takmir masjid, hingga jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) serta Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Sidoarjo. Ruang utama masjid berkapasitas sekitar 1.500 orang tersebut terisi penuh oleh jemaah yang mengisi saf-saf bagian depan.
Acara dipandu oleh Bayu Firdaus, guru sekaligus aktivis Masjid Ar-Royan Sidoarjo. Rangkaian pembukaan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan oleh salah seorang anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam).
Sejumlah tokoh tampak menghadiri kegiatan ini, di antaranya Ketua PDM Sidoarjo Prof. Dr. Zo’ul Milal, M.Pd., Wakil Ketua PDM Sidoarjo Misbah, M.Pd., Wakil Ketua PDM Sidoarjo Bidang Tabligh Imam Mahfudzi, jajaran pleno PDM Sidoarjo, pengurus Pemuda Muhammadiyah tingkat daerah dan wilayah, serta Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur Dedi Irwansyah, S.H.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua PDM Sidoarjo Bidang Tabligh, Imam Mahfudzi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber dan mengajak jemaah untuk memberikan dukungan moral.
“Insyaallah kami bersama jamaah mendoakan Mas Najih agar sukses dalam pengabdiannya ke depan,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Imam Mahfudzi memaparkan materi refleksi mengenai kisah Abdullah Ibnu Abbas terkait turunnya Surah An-Nasr. Ia menjelaskan bahwa surah tersebut tidak sekadar membicarakan kemenangan Islam melalui peristiwa Fathu Makkah, melainkan juga mengandung perintah untuk memperbanyak tasbih dan istigfar sebagai bentuk rasa syukur.
Ia merujuk pada pemaknaan Umar bin Khattab bahwa kemenangan besar tersebut merupakan isyarat bahwa tugas kerasulan Nabi Muhammad Saw telah mendekati kesempurnaan.
Imam Mahfudzi menambahkan, kehadiran Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada jemaah mengenai dinamika informasi di media sosial, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kita ingin memperoleh pemahaman yang utuh dari sumber yang memahami persoalan secara lebih luas, baik terkait sosial, politik, ekonomi, maupun perkembangan informasi lainnya,” ujarnya.
Sebelum mengakhiri sambutan, Imam Mahfudzi mengumumkan bahwa Majelis Tabligh PDM Sidoarjo akan menyelenggarakan Festival Anak Saleh Muhammadiyah (Fasmu) pada pekan mendatang. Ia mengimbau seluruh cabang Muhammadiyah di Sidoarjo untuk mengirimkan perwakilan terbaiknya dalam ajang tersebut. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments