Santri Madrasah Diniyah Al Basyir Takerharjo Solokuro Lamongan mengikuti ujian tulis dan praktek ibadah pada Sabtu subuh (13/06/2026).
Pada ujian ini, santri terbagi lima kelas. Kelas satu terdiri dari 7 Santri, kelas dua 13 Santri, kelas tiga 16 Santri, kelas empat 3 Santri, kelas lima 13 Santri. Sehingga total santri berjumlah 52 Santri dengan catatan 40 Santri hadir dan 12 Santri tidak hadir.
Santri berwudu menggunakan air sumur atau mata air. Santri membaca basmalah, berkumur, istinsyaq, membasuh wajah, mencuci kedua tangan, mengusap kepala, mengusap telinga dan mencuci kedua kaki serta berdoa.
“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba serta utusan Allah”.
4 Rakaat Sebelum Ujian
Usai azan subuh, selanjutnya para Santri melaksanakan salat sunnah fajar dua rakaat. Hal ini sejalan dengan Hadits Riwayat Muslim “Dua rakaat sebelum fajar lebih baik dari pada dunia seisinya”.
Kemudian Muazin iqamah. Lantas Santri salat subuh. Muslim pun meriwayatkan. Siapa saja salat subuh, maka ia berada dalam tanggungan Allah.
Sesudah itu, Santri berzikir hingga matahari terbit. Sebab siapa saja salat dengan berjamaah, kemudian duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, maka baginya seperti pahala haji dan umrah (HR Tirmidzi).
Salah satu zikir yang dibaca ialah istighfar. Siapa saja membiasakan diri beristighfar, maka Allah akan memberikan jalan keluar dari kesulitan, solusi dari kegundahan, dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Berikutnya Santri duduk bersila. Merenggangkan dan meluruskan barisan dengan jarak sekkitar satu meter.
Hadis hingga Fiqih
Penguji membagikan soal dan lembar jawaban. Santri menuliskan biodata dan mengisi lembar jawaban, namun ada yang tidak membawa bolpoin. Penguji pun meminjamkan bolpoinnya.
Selanjutnya Santri dimohon mempersiapkan diri untuk mengikuti mata ujian Hadis, Aqidah Akhlaq dan Bahasa Arab dengan penguji Budi Setiawan SPd.
Selain itu, ada juga mata ujian tafsir oleh Saiful Musafichin SPd, mata ujian tarikh oleh M Khozin SAg SPd, dan fiqih oleh Naufal Yulian Akbar SH.
Melalui ujian ini, semoga para santri senantiasan mendapatkan kemudahan, diberikan keistiqomahan dalam menjalankan ketaatan, serta memperoleh ampunan dan pahala yang besar.





0 Tanggapan
Empty Comments