SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo (SD Muhida) mengadakan Benchmark Test pada Sabtu (13/06/2026) di ruang kelas 6 SD Muhida. Adapun kegiatan ini terlaksana guna mengukur kemampuan bahasa Inggris siswa.
Pada pelaksanaannya, SD Muhida bekerja sama dengan CNL Pearson. Kegiatan diikuti oleh siswa-siswi kelas ICP kelas 2 dan 4 sebagai akhir fase A dan B.
Pada Benchmark Test ini, setiap ruang terisi oleh sepuluh siswa. Setiap siswa mengerjakan tes menggunakan tablet, keyboard dan headset.
Wakil kepala SD Muhida, Ida Mufianti SPd, menyampaikan bahwa ada empat skill yang diujikan pada tes ini. Yaitu speaking, listening, writing dan reading, dimana setiap fase memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.
“Tujuan dari pelaksanaan Benchmark adalah untuk mengukur empat ketrampilan bahasa inggris siswa kelas ICP dengan standar international, yaitu CEFR dan GSE” ucapnya.
Tahun ini menjadi tahun ketiga SD Muhida mengadakan Benchmark test ini. Ida bersyukur kegiatan berjalan dengan lancar, apalagi ini kali pertama menggelar untuk dua level sekaligus.
“Alhamdulillah pelaksanaan benchmark ketiga ini berjalan lancar. Ini pertama kalinya dilaksakan untuk 2 level sekaligus” ujarnya. “Kerjasamanya Tim icp yang solid sangat mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan ini,” imbuhnya.
Selain guru dan tim ICP yang bertugas untuk mengawas berjalannya kegiatan, sekolah juga menerjunkan tim IT untuk memastikan koneksi internet aman selama tes.
Adapun pemilihan kelas yang mengikuti Benchmark test ini menyelaraskan penerapan kurikulum nasional, dimana setiap capaian pembelajaran (CP) terbagi perfase.
Besar harapan, dengan adanya tes ini dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa dan siswi dalam belajar berbahasa Inggris. Selain itu, mereka juga dapat mengukur kemampuan mereka sesuai dengan standar internasional.





0 Tanggapan
Empty Comments