Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan Latih Siswa SMK Islam Krembung Jadi Penolong Pertama di Jalan Raya

Iklan Landscape Smamda
RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan Latih Siswa SMK Islam Krembung Jadi Penolong Pertama di Jalan Raya
Foto tim medis RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan bersama guru, siswa SMK Islam Krembung dan petugas Jasa Raharja. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana mendadak tegang di halaman SMK Islam Krembung, Jumat (12/6/2026). Teriakan “panggil ambulans!” dan “jangan gerakkan korban!” terdengar bersahutan. Bukan kejadian beneran, tapi simulasi kecelakaan yang jadi bagian edukasi Safety Riding dan praktik Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dari RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan.

Kegiatan di Jl. Raya Rejeni, Pakem, Rejeni, Kecamatan Krembung itu diikuti ratusan siswa mulai pukul 08.00 WIB. Mereka tidak cuma duduk mendengarkan ceramah. Tim medis RSU langsung terjun memandu praktik: cara cek respons korban, membebaskan jalan napas, sampai teknik evakuasi aman sebelum tenaga medis datang.

Materi yang disampaikan mengcover hal dasar tapi vital: pentingnya helm SNI, jaket, sampai tertib rambu lalu lintas. Tujuannya satu, menekan angka kecelakaan yang masih tinggi di kalangan pelajar.

Sustriya, Marketing RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan, menegaskan ini bentuk tanggung jawab rumah sakit ke masyarakat.

“Keselamatan berlalu lintas tanggung jawab kita semua. Lewat Safety Riding, kami harap pelajar nggak cuma patuh aturan, tapi jadi pelopor keselamatan di lingkungannya. Pencegahan itu langkah terbaik buat selamatkan nyawa,” ujarnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Antusiasme paling terasa terjadi saat sesi praktik PPGD. Siswa bergantian jadi ‘penolong’ dan ‘korban’. Salah satunya Indah dari Tim UKS.

“Saya ikut karena pengen tahu cara nolong orang kecelakaan yang bener. Ternyata banyak yang belum saya paham. Apalagi cara menangani korban biar aman sebelum dibawa ke RS. Deg-degan tapi jadi lebih berani sekarang,” kata Indah.

RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan berharap edukasi seperti ini terus berjalan. Bukan cuma mendukung program pemerintah menekan angka laka lantas, tapi juga menanamkan budaya siap siaga. Karena di jalan raya, satu tindakan cepat bisa jadi pembeda antara hidup dan mati. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 14/06/2026 21:27
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu