Kabar membanggakan kembali datang dari Salah satu siswi terbaik SD Muhammadiyah 1 Gempol, Alina Izzati Khairunnisa.
Alina berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 3 Musabaqah Hifdzil Qur’an 1 (MHQ 1) dalam ajang Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FASHMU) Kabupaten Pasuruan Tahun 2026.
Prestasi ini menjadi semakin istimewa karena Alina merupakan peserta termuda yang berhasil masuk jajaran juara pada kategori tersebut.
Alina yang kini duduk di bangku Kelas 1 SD Muhammadiyah 1 Gempol merupakan putri dari Bapak Suyanto.
Di usia yang masih sangat belia, Alina mampu menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an dan tampil percaya diri di hadapan dewan juri serta peserta lain yang sebagian besar memiliki usia lebih tua darinya.
Usia Belia Bukan Penghalang
Keberhasilan Alina tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh warga SD Muhammadiyah 1 Gempol.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih pencapaian terbaik ketika disertai dengan semangat belajar, kedisiplinan, dan bimbingan yang tepat.
Festival Anak Sholeh Muhammadiyah atau FASHMU merupakan ajang yang terselenggara oleh Muhammadiyah sebagai wadah pembinaan sekaligus kompetisi bagi generasi muda dalam bidang keislaman.
Berbagai cabang perlombaan digelar, salah satunya adalah Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) yang bertujuan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an serta mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang unggul.
Dalam pelaksanaannya, FASHMU menjadi sarana untuk menggali potensi peserta didik Muhammadiyah di bidang keagamaan dan pengembangan karakter Islami.
Pada cabang MHQ, peserta dituntut tidak hanya mampu menghafal ayat-ayat Al-Qur’an. Tetapi juga menjaga ketepatan bacaan, tajwid, kelancaran hafalan, dan adab selama mengikuti perlombaan.
Persaingan yang ketat menjadikan setiap juara yang terpilih benar-benar menunjukkan kualitas terbaiknya.
Di tengah persaingan tersebut, Alina tampil dengan penuh ketenangan. Meskipun menjadi peserta termuda, ia mampu menunjukkan hafalan yang baik dan memberikan penampilan yang mengesankan.
Ketika namanya diumumkan sebagai peraih Juara 3 MHQ 1, rasa haru dan syukur menyelimuti keluarga serta para guru yang mendampinginya.
Undang Bangga Kepala Sekolah
Kepala SD Muhammadiyah 1 Gempol, Adi Subur Raharjo SPdI, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang diraih Alina.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja sama yang baik antara sekolah, keluarga, dan lingkungan yang mendukung tumbuhnya kecintaan anak terhadap Al-Qur’an sejak dini.
“Prestasi Alina menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah 1 Gempol. Di usianya yang masih sangat muda, ia telah menunjukkan bahwa kesungguhan dalam belajar Al-Qur’an dapat menghasilkan prestasi yang luar biasa” jelas Adi.
Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk semakin mencintai dan menghafalkan Al-Qur’an” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sekolah terus berkomitmen untuk mengembangkan program pembelajaran Al-Qur’an dan tahfidz sebagai bagian dari pendidikan karakter Islami yang menjadi ciri khas sekolah Muhammadiyah.
Program tersebut tidak hanya bertujuan mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kedekatan dengan Al-Qur’an.
Kesuksesan Alina tentu tidak diperoleh secara instan. Di balik pencapaiannya terdapat proses panjang yang dijalani dengan penuh kesabaran dan ketekunan.
Setiap hari, Alina meluangkan waktu untuk murojaah atau mengulang hafalan yang telah dimiliki. Dengan pendampingan orang tua di rumah serta bimbingan guru di sekolah, hafalan yang dimilikinya terus berkembang dan semakin kuat.
Peran keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan tersebut. Dukungan dan perhatian orang tua dalam membiasakan anak berinteraksi dengan Al-Qur’an sejak usia dini terbukti memberikan dampak positif terhadap perkembangan kemampuan hafalan Alina.
Lingkungan keluarga yang kondusif menjadikan proses belajar Al-Qur’an terasa menyenangkan dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
Pendidikan Karakter dari FASHMU
Selain itu, keberhasilan Alina juga mencerminkan pentingnya pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam yang diterapkan secara konsisten.
Ketika anak-anak dibimbing untuk mencintai Al-Qur’an sejak kecil, mereka tidak hanya memperoleh kemampuan menghafal. Namun juga belajar tentang disiplin, kesabaran, tanggung jawab, dan keikhlasan dalam beribadah.
Prestasi yang diraih Alina memberikan pesan kuat bahwa potensi anak tidak boleh dipandang dari usia semata.
Dengan pendampingan yang tepat dan kesempatan untuk berkembang, setiap anak memiliki peluang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Alina telah membuktikan bahwa siswa kelas 1 pun mampu bersaing dan berprestasi di tingkat kabupaten.
Bagi SD Muhammadiyah 1 Gempol, pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan dan program tahfidz yang telah berjalan.
Sekolah berharap semakin banyak siswa yang terinspirasi untuk mengikuti jejak Alina dalam mencintai Al-Qur’an dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Keberhasilan Alina juga menjadi bukti bahwa Muhammadiyah terus berkontribusi dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berprestasi.
Ajang FASHMU sendiri memang dirancang sebagai sarana pembinaan yang dapat melahirkan bibit-bibit unggul dalam bidang keagamaan dan dakwah Islam sejak usia dini.
Di akhir kesempatan, seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah 1 Gempol menyampaikan ucapan selamat kepada Alina atas prestasi yang diraihnya.
Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju prestasi-prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang. Semoga Alina senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjaga hafalan Al-Qur’annya, serta tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang membanggakan agama, keluarga, sekolah, dan bangsa.
Selamat dan sukses untuk Alina Izzati Khairunnisa, Juara 3 Musabaqah Hifdzil Qur’an 1 (MHQ 1) Festival Anak Sholeh Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan Tahun 2026. Teruslah menginspirasi dengan cinta kepada Al-Qur’an.





0 Tanggapan
Empty Comments