Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Buku Karya Siswa Mudipat Diluncurkan, Berisi Cerita dan Puisi Kenangan

Iklan Landscape Smamda
Buku Karya Siswa Mudipat Diluncurkan, Berisi Cerita dan Puisi Kenangan
Siswa dan guru 3E meluncurkan Buku karyanya. (Dirga/PWMU.CO)
pwmu.co -

Sebanyak 28 siswa Kelas 3E SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) bersama wali kelas meluncurkan buku berjudul Kalau Kangen Baca Aku Ya! Cerita-Cerita Penuh Kenangan di Kelas 3E Mudipat. Peluncuran buku berlangsung di Kembang Gula Signature Surabaya, Ahad (14/6/2026).

Buku yang diterbitkan oleh CV Mirai Publishing pada Juni 2026 tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk mengabadikan berbagai pengalaman, cerita, dan kenangan selama menempuh pendidikan di Kelas 3E.

Dengan ketebalan xii + 166 halaman dan ukuran 14,8 x 21 sentimeter, buku tersebut memuat beragam tulisan karya siswa yang menceritakan keseruan belajar, kegiatan sekolah, hingga pengalaman berkesan bersama teman dan guru selama satu tahun ajaran.

Tidak hanya berupa cerita, sejumlah siswa juga mengekspresikan perasaan mereka melalui puisi dan tulisan bergaya sastra. Bahkan, ada yang secara khusus mempersembahkan karya untuk wali kelas mereka sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih.

Buku ini dicetak secara terbatas dan didistribusikan khusus untuk kalangan internal sebagai dokumentasi perjalanan belajar siswa Kelas 3E.

Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Edy Susanto, M.Pd., menyambut baik penerbitan buku tersebut. Menurutnya, literasi memiliki peran penting dalam membentuk kualitas hidup seseorang.

Ia meyakini semakin dekat seseorang dengan buku dan ilmu pengetahuan, maka semakin besar peluangnya untuk berkembang dan meningkatkan kualitas diri.

“Saya meyakini hal itu dengan sangat yakin. Bahkan Allah Swt. menurunkan Al-Qur’an dengan mengawali perintah membaca. Artinya, tanpa membaca kita tidak akan mengetahui banyak hal dan tidak akan mampu berkembang secara maksimal,” ujarnya dalam pengantar buku.

Karena itu, ia menegaskan bahwa seluruh warga sekolah, baik guru maupun siswa, terus didorong untuk menghidupkan budaya literasi dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, tradisi membaca dan menulis merupakan bagian penting dalam membangun generasi pembelajar yang siap menghadapi masa depan.

Wali Kelas 3E, Mulyanto, mengaku bahagia dan bangga atas terbitnya buku karya para siswanya. Ia menilai setiap tulisan yang dihasilkan merupakan bukti kreativitas, keberanian, dan kemampuan siswa dalam mengekspresikan pikiran serta perasaan mereka.

“Setiap karya yang kalian tulis adalah bukti bahwa kalian mampu menuangkan pikiran dan perasaan dengan indah. Kalian telah membuktikan bahwa anak-anak Kelas 3E bukan hanya cerdas, tetapi juga kreatif, penuh imajinasi, dan berani bermimpi,” tuturnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia berharap buku tersebut dapat menjadi kenangan indah yang akan selalu dikenang para siswa, bahkan ketika mereka telah tumbuh dewasa.

Mulyanto juga berpesan agar seluruh siswa terus rajin belajar, beribadah, menghormati orang tua, dan berusaha meraih cita-cita yang diimpikan.

“Ilmu adalah cahaya, doa adalah kekuatan, dan akhlak adalah hiasan diri yang paling indah,” pesannya.

Salah satu penulis dalam buku tersebut, Zahra Mahestri Putri Indarsa, menulis cerita berjudul Kebahagiaan Sesungguhnya di Kelas 3E.

Dalam tulisannya, Zahra menceritakan berbagai pengalaman berkesan selama belajar bersama teman-temannya. Salah satunya adalah kegiatan menginap di sekolah dalam program PIK dan Darul Arqam yang memberikan pengalaman kebersamaan berbeda dari hari-hari biasa.

Selain itu, ia juga menuliskan pengalaman saat mengunjungi Panti Muhammadiyah Rungkut dan bertemu dengan anak-anak yatim.

Menurut Zahra, pengalaman tersebut mengajarkannya untuk lebih bersyukur atas perhatian dan kasih sayang yang diberikan kedua orang tuanya.

Kegiatan berbuka puasa bersama di rumah wali kelas juga menjadi salah satu momen yang paling berkesan bagi dirinya dan teman-teman sekelas.

Melalui penerbitan buku ini, Kelas 3E Mudipat tidak hanya meninggalkan kenangan dalam ingatan, tetapi juga mengabadikannya dalam karya tulis yang dapat dibaca kembali di masa mendatang. Buku tersebut menjadi bukti bahwa budaya literasi dapat ditanamkan sejak usia dini sekaligus menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan menulis mereka.

Revisi Oleh:
  • Satria - 14/06/2026 20:14
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu