Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Demi Mimpi di Lapangan, Zhafran Jalani Sekolah dengan Cara Berbeda

Iklan Landscape Smamda
Demi Mimpi di Lapangan, Zhafran Jalani Sekolah dengan Cara Berbeda
Siswa Kelas 7C SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, Zhafran, (kiri) saat Pengalungan Medali Hyena Sport Arena Open National 2026, Sabtu (25/7/2026). (Humas SMP Muda/PWMU.CO).
pwmu.co -

Pagi itu, sebagian besar siswa berangkat ke sekolah dengan membawa tas dan buku pelajaran. Namun, bagi Zhafran Almer Haq, rutinitasnya sedikit berbeda.

Selain tetap belajar, ia juga harus menjalani program latihan yang padat di klub bulu tangkis tempatnya dibina.

Pilihan itu tentu tidak mudah. Di satu sisi, ia harus menjaga prestasinya sebagai pelajar. Di sisi lain, ia dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di level nasional.

Jadwal latihan yang hampir setiap hari membuatnya tidak mungkin mengikuti pembelajaran seperti siswa pada umumnya.

Passion Homeschooling SMPM 2 Surabaya

Kondisi tersebut menjadi alasan Zhafran memilih Program Passion Homeschooling di SMP Muhammadiyah 2 Surabaya.

Program ini dirancang untuk siswa yang sedang menekuni bidang prestasi sehingga mereka tetap dapat mengikuti pendidikan tanpa harus meninggalkan proses pembinaan yang sedang dijalani.

Kesempatan itu tidak disia-siakan. Berbekal latihan yang konsisten dan disiplin, Zhafran bersama pasangannya berhasil melaju hingga partai final dalam Hyena Sport Arena Open National 2026 Anniversmash di Sleman, Jawa Tengah, Senin-Sabtu (20-25/7/2026).

Pada akhir pertandingan, keduanya sukses membawa pulang gelar Juara 2 (Runner Up) kategori Ganda Anak Putra (GAPA).

Meski kali ini harus puas finis sebagai runner up, hasil tersebut tidak menggeser posisi mereka di papan peringkat nasional.

Berkat akumulasi prestasi yang telah diraih sepanjang musim, Zhafran bersama pasangannya masih kokoh menempati peringkat pertama Ranking Nasional PBSI kategori Ganda Putra Anak dengan total 1.148 poin.

Capaian itu menjadi bukti konsistensi mereka dalam bersaing di berbagai turnamen nasional.

Bagi Zhafran, medali tersebut bukan hanya hasil dari pertandingan beberapa hari. Di baliknya ada proses panjang, mulai dari latihan rutin, menjaga kondisi fisik, membagi waktu antara belajar dan berlatih, hingga berbagai pengorbanan yang harus dijalani sejak usia dini.

SMPM 5 Pucang SBY

Berikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Kepala SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, Achmad Jamaluddin DM, mengatakan bahwa sekolah memang berupaya memberikan layanan pendidikan yang dapat menyesuaikan kebutuhan setiap peserta didik.

“Tidak semua anak memiliki jalan belajar yang sama. Ada yang fokus di akademik, ada yang sedang membangun prestasi di olahraga, seni, atau bidang lainnya” terang Achmad.

“Tugas kami adalah memastikan mereka tetap mendapatkan pendidikan yang baik tanpa harus memilih salah satunya. Program Passion Homeschooling kami hadir untuk menjawab kebutuhan itu” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan mempertahankan peringkat nasional menjadi pencapaian yang patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa konsistensi jauh lebih penting daripada sekadar hasil dari satu pertandingan.

“Kami bersyukur Zhafran tidak hanya mampu meraih podium pada kejuaraan nasional, tetapi juga tetap mempertahankan peringkat pertama Ranking Nasional PBSI.

Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk terus mengembangkan potensi terbaiknya sesuai passion masing-masing” tambahnya.

Keberhasilan Zhafran menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMP Muhammadiyah 2 Surabaya.

Lebih dari sekadar membawa pulang medali, kisahnya menunjukkan bahwa ketika pendidikan mampu menyesuaikan kebutuhan peserta didik, kesempatan untuk meraih prestasi akan terbuka semakin lebar.

Di sekolah ini, setiap anak diberi ruang untuk tumbuh, belajar, dan mengejar cita-citanya dengan caranya masing-masing.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 26/07/2026 15:31
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu