Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa Turki Pelajari Teologi Al-Maun dan Pendidikan Karakter di MAM 9 Al-Mizan Lamongan

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa Turki Pelajari Teologi Al-Maun dan Pendidikan Karakter di MAM 9 Al-Mizan Lamongan
Mahasiswa Turki berfoto dengan kepala MA Muhammadiyah 9 Lamongan (Ahmad Rusdi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa asal Turki yang tergabung dalam organisasi kepemudaan Yedi Hilal mengunjungi MA Muhammadiyah 9 Al-Mizan Lamongan, Jumat-Senin (14–17/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengenal lebih dekat Muhammadiyah dan mempelajari penerapan Teologi Al-Maun dalam pendidikan.

Selama berada di MAM 9 Al-Mizan Lamongan, para mahasiswa Turki berinteraksi dengan warga madrasah dan mengikuti sejumlah kegiatan yang memperkenalkan kehidupan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan nilai kepedulian, kebermanfaatan, dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian dari spirit Teologi Al-Maun.

Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa Turki mendapatkan pengalaman mengenai bagaimana nilai-nilai tersebut diimplementasikan melalui Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya dalam bidang pendidikan.

Dalami Nilai Teologi Al-Maun

Teologi Al-Maun menjadi salah satu hal yang menarik perhatian rombongan mahasiswa Turki. Mereka mempelajari bagaimana nilai kepedulian terhadap sesama tidak hanya dipahami sebagai gagasan, tetapi juga diwujudkan melalui aktivitas pendidikan dan kehidupan warga sekolah.

Interaksi dengan lingkungan madrasah memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana pendidikan Muhammadiyah tidak hanya berorientasi pada pembelajaran akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian sosial.

Nilai tersebut menjadi salah satu bagian yang diperkenalkan dalam rangkaian kunjungan mahasiswa Turki selama berada di MAM 9 Al-Mizan Lamongan.

Kuliah Tamu Internasional

Selain mengenal kehidupan pendidikan di madrasah, para mahasiswa Turki juga hadir dalam Kuliah Tamu Internasional bertajuk “Two Nations, One Journey”.

Kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa asal Turki dengan siswa MAM 9 Al-Mizan Lamongan dalam suasana dialog dan berbagi pengalaman.

Para mahasiswa Turki berbagi cerita mengenai kehidupan, pendidikan, kepemudaan, serta pengalaman mereka. Siswa MAM 9 Al-Mizan juga mendapatkan kesempatan untuk berdialog dan mengenal perspektif generasi muda dari negara lain.

Interaksi lintas negara tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk memperluas wawasan mengenai kehidupan generasi muda di Turki. Selain itu, kegiatan menjadi pengalaman bagi siswa untuk berkomunikasi dengan mahasiswa dari latar belakang budaya yang berbeda.

SMPM 5 Pucang SBY

Pertemuan tersebut juga memperkenalkan nilai keterbukaan, persahabatan, dan kepedulian sosial melalui pengalaman langsung antara generasi muda Indonesia dan Turki.

Pendidikan dan Karakter

Kepala MA Muhammadiyah 9 Al-Mizan Lamongan, Anton Wahyudin, M.Pd., menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, pertemuan dengan mahasiswa dari Turki menjadi kesempatan bagi madrasah untuk memperluas pengalaman pendidikan siswa sekaligus memperkenalkan nilai-nilai yang dikembangkan Muhammadiyah.

“Kunjungan ini menjadi kebanggaan sekaligus momentum untuk menunjukkan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga proses membangun karakter dan menumbuhkan generasi yang mampu berinteraksi dengan dunia global tanpa kehilangan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial,” ungkap Anton.

Menurut Anton, interaksi langsung dengan mahasiswa dari negara lain dapat memberikan pengalaman yang berbeda bagi siswa. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan dari pembelajaran di kelas, tetapi juga belajar melalui dialog dan pertukaran pengalaman.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan dapat menjadi ruang untuk membangun hubungan antargenerasi dan antarnegara melalui nilai-nilai kemanusiaan.

Membuka Peluang Kolaborasi

Pertemuan mahasiswa Indonesia dan Turki melalui kegiatan “Two Nations, One Journey” diharapkan tidak berhenti sebagai kunjungan semata. Pertukaran pengalaman tersebut menjadi pintu untuk membangun hubungan yang lebih luas di bidang pendidikan, kepemudaan, dan kemanusiaan.

Bagi siswa MAM 9 Al-Mizan Lamongan, kehadiran mahasiswa Turki menjadi pengalaman internasional yang dapat memperluas wawasan sekaligus memperkenalkan mereka pada kehidupan generasi muda di luar Indonesia.

Sementara bagi mahasiswa Turki, kunjungan ke lingkungan pendidikan Muhammadiyah memberikan pengalaman untuk mengenal secara langsung nilai-nilai yang diterapkan dalam pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

Melalui pertemuan tersebut, MAM 9 Al-Mizan Lamongan berharap hubungan antara generasi muda Indonesia dan Turki dapat terus berkembang melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta kerja sama di masa mendatang. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 17/08/2026 23:01
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu