Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng, Banyuwangi. Dalam ajang Atletik Students Championship (ASC) Banyuwangi 2026 yang digelar pada Sabtu (18/4/2026) di GOR Tawangalun, dua atlet terbaiknya sukses membawa pulang medali dari cabang lomba lari.
Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Banyuwangi ini merupakan agenda tahunan dalam rangka menjaring bibit-bibit atlet potensial sejak usia pelajar. Sebanyak 478 atlet dari jenjang SD, SMP/MTs, hingga SMA/SMK negeri dan swasta se-Kabupaten Banyuwangi turut ambil bagian dalam berbagai nomor perlombaan atletik.
Guru olahraga sekaligus pembina atlet SMA Muha Genteng, Faizal Fitriadi, M.Pd, menjelaskan bahwa pada ajang kali ini pihaknya hanya menurunkan dua atlet di nomor lari, yakni lari jarak pendek dan jarak menengah.
“Kami fokus pada dua nomor lomba, yaitu lari 100 meter dan 800 meter. Alhamdulillah, keduanya berhasil meraih prestasi,” ujarnya.
Zidan Juara 800 Meter
Pada nomor lari 800 meter putra, Zidan Al-Bukhori (kelas XI.2) tampil impresif sejak babak penyisihan. Ia mampu meninggalkan para pesaingnya dengan selisih waktu yang cukup jauh. Konsistensi performa tersebut terus terjaga hingga babak final.
Dengan stamina yang tetap prima, Zidan berhasil finis di posisi pertama dan meraih medali emas sebagai juara 1 lari 800 meter putra.
Alfiano Raih Juara 2 di 100 Meter
Sementara itu, pada nomor lari 100 meter putra, Afiano Arga Dwi Prastyo (kelas XI.5) harus puas di posisi kedua dan meraih medali perak. Meski dikenal sebagai sprinter andalan sekolah, kondisi fisik yang kurang prima membuatnya belum mampu tampil maksimal.
Padahal, sejak kelas X, Alfiano kerap meraih juara pertama dalam berbagai ajang, baik tingkat kecamatan maupun kabupaten. Salah satu prestasi terbarunya adalah juara 1 lari 100 meter pada peringatan HUT ke-80 di SMAN 2 Taruna Bhayangkara Banyuwangi.
Melihat hasil tersebut, Faizal memberikan motivasi kepada Alfiano agar tetap semangat dan terus berlatih.
“Tidak perlu kecewa berlebihan. Masih banyak kesempatan ke depan. Yang penting tetap disiplin berlatih dan menjaga kondisi saat menjelang lomba,” pesannya.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi seluruh siswa, SMA Muha Genteng memiliki tradisi mengumumkan setiap prestasi siswa, baik akademik maupun nonakademik, saat upacara bendera hari Senin. Selain itu, pihak sekolah juga memberikan tali asih yang diserahkan langsung oleh kepala sekolah.
Tradisi ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat serta mendorong siswa lain untuk terus berprestasi di berbagai bidang. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments