SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (Smamda) melakukan kunjungan ke Curtin University dan Edith Cowan University (ECU) di Australia Barat (22/10/2026).
Kunjungan Smamda tersebut juga dibersamai rombongan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.
Adapun kunjungan kali ini bertujuan menjajaki peluang studi lanjut dan beasiswa bagi lulusan sekolah Muhammadiyah, khususnya siswa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya.
Bangun Jejaring Perguruan Tinggi Australia
Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi internasional sekaligus membangun jejaring kemitraan dengan perguruan tinggi di Australia.
Melalui kunjungan tersebut, rombongan berupaya memperoleh informasi mengenai program studi, persyaratan penerimaan mahasiswa internasional, standar kemampuan bahasa Inggris, serta peluang dukungan pembiayaan dan beasiswa bagi calon mahasiswa Indonesia.
Curtin University dan Edith Cowan University menjadi tujuan kunjungan untuk mengenal lebih dekat lingkungan pendidikan tinggi di Australia.
Serta menjajaki kemungkinan kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi siswa Muhammadiyah.
Penjajakan ini diharapkan membuka peluang bagi siswa untuk memperoleh informasi yang lebih terarah mengenai pilihan jurusan, proses pendaftaran, persiapan akademik, dan persyaratan bahasa Inggris yang perlu dipenuhi untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Bagi Smamda Surabaya, kesempatan studi lanjut di luar negeri merupakan bagian penting dari upaya mempersiapkan lulusan yang memiliki wawasan luas, kemandirian, kemampuan komunikasi global, dan daya saing internasional.
Sekolah tidak hanya berorientasi pada keberhasilan siswa menyelesaikan pendidikan menengah, tetapi juga berkomitmen mendampingi mereka dalam merencanakan masa depan pendidikan dan karier.
Perluas Akses Pendidikan Siswa Muhammadiyah
Kunjungan bersama Dikdasmen PWM Jawa Timur ini juga memiliki arti strategis bagi pengembangan pendidikan Muhammadiyah.
Penjajakan kemitraan dengan perguruan tinggi internasional diharapkan dapat membuka akses informasi dan peluang pendidikan yang lebih luas bagi lulusan sekolah-sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur.
Kerja sama yang berpotensi dikembangkan meliputi sosialisasi perguruan tinggi, konsultasi pemilihan program studi, persiapan kemampuan bahasa Inggris, pendampingan pendaftaran mahasiswa internasional.
Serta penyebarluasan informasi beasiswa sesuai dengan ketentuan masing-masing universitas.
Peluang tersebut perlu ditindaklanjuti melalui komunikasi resmi dengan pihak universitas agar bentuk kerja sama, persyaratan akademik, mekanisme seleksi, serta skema beasiswa dapat diketahui secara jelas dan dapat diakses oleh siswa yang memenuhi kriteria.
Kepala Smamda, Mukhlasin, menyebut bahwa kunjungan ini adalah langkah nyata Smamda dalam membukakan pintu dunia bagi para siswa.
“Melalui sinergi dengan universitas ternama di Australia Barat, kami ingin memastikan lulusan sekolah Muhammadiyah tidak hanya unggul secara berkarakter dan beridentitas Islami, tetapi juga siap bersaing, mandiri, dan berprestasi di kancah global” ujarnya.






0 Tanggapan
Empty Comments