SMK Muhammadiyah Bondowoso menerima kunjungan tim pendamping dari Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur sebagai bagian dari program pendampingan sekolah Muhammadiyah jenjang SMA dan SMK se-Jawa Timur, Sabtu (4/7/2026).
Program tersebut bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola sekolah, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah.
Anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur, Miftahul Ulum, menjelaskan bahwa pendampingan menjadi momentum penting bagi SMK Muhammadiyah Bondowoso untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pendidikan.
“Pendampingan ini sebagai momentum yang sangat baik untuk menjadikan sekolah lebih bermutu, berkualitas, memperbaiki sistem, serta meningkatkan layanan pendidikan di SMK Muhammadiyah Bondowoso,” ujarnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh pemangku kepentingan sekolah agar menjadikan program pendampingan sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas maupun kuantitas sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, SMK Muhammadiyah Bondowoso didampingi oleh SMK Muhammadiyah Lumajang yang ditunjuk secara resmi melalui Surat Keputusan (SK) Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur sebagai sekolah pendamping.
Miftahul Ulum memberikan arahan kepada jajaran wakil kepala sekolah, ketua program keahlian, serta guru agar terus mengembangkan kreativitas dan inovasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi media sosial sekolah, terutama website dan berbagai konten digital, sebagai sarana meningkatkan citra dan daya saing sekolah.
“Stakeholder sekolah dan SDM pendidik harus menjadi teladan yang baik serta memiliki keterampilan dan inovasi untuk menjadikan peserta didik lebih berkualitas,” tegasnya.
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bondowoso Bidang Pendidikan, Suparto, menyambut baik program pendampingan tersebut.
Ia berharap seluruh arahan dari Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur dapat diimplementasikan secara optimal sehingga memberikan dampak positif bagi pengembangan SMK Muhammadiyah Bondowoso.
Sementara itu, Dr. Amarlian Bilqisti Agustin, selaku kepala sekolah SMK Muhammadiyah Lumajang sekaligus sekolah pendamping, melakukan monitoring dan refleksi terhadap berbagai program yang telah dirancang.
Ia berharap seluruh program pendampingan dapat dilaksanakan secara maksimal sehingga mampu menghadirkan perubahan yang signifikan, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas sekolah, termasuk peningkatan prestasi akademik dan nonakademik.
Program pendampingan ini merupakan perhatian khusus Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMK Muhammadiyah Bondowoso.
Fokus pendampingan meliputi peningkatan kualitas akademik, pembenahan sarana dan prasarana, penguatan tata kelola sekolah, serta peningkatan layanan pendidikan kepada peserta didik.
Melalui program tersebut diharapkan SMK Muhammadiyah Bondowoso mampu menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia, kreatif, memiliki jiwa kewirausahaan, serta siap bersaing dan terserap di dunia usaha maupun dunia industri.





0 Tanggapan
Empty Comments