Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SMP Muhammadiyah 22 Mantup Siapkan Perjusa dengan PPGD, Rappelling, dan Penjelajahan

Iklan Landscape Smamda
SMP Muhammadiyah 22 Mantup Siapkan Perjusa dengan PPGD, Rappelling, dan Penjelajahan
Foto: Suasana rapat persiapan Perjusa Hizbul Wathan SMP Muhammadiyah 22 Mantup (M.Arief Andriansyah/PWMU.CO)
pwmu.co -

SMP Muhammadiyah 22 Mantup, Lamongan, menyiapkan sejumlah kegiatan kepanduan dalam Perkemahan Jumat, Sabtu, Ahad (Perjusa) Hizbul Wathan, mulai dari Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), rappelling, hingga penjelajahan.

Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat yang berlangsung di ruang IPM SMP Muhammadiyah 22 Mantup, Senin (5/10/2026). Rapat diikuti perwakilan guru, pembina Hizbul Wathan, serta perwakilan siswa SMK Muhammadiyah 10 Mantup yang akan dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan.

Perjusa dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di halaman SMP Muhammadiyah 22 Mantup. Panitia menyiapkan rangkaian kegiatan yang memadukan materi kepanduan, keterampilan, ketangkasan, kreativitas, dan kerja sama.

Siapkan Materi Kepanduan hingga Rappelling

Pembina Hizbul Wathan SMP Muhammadiyah 22 Mantup sekaligus pengatur kegiatan, Amalia Kusuma Citra, mengatakan sejumlah materi telah disiapkan untuk peserta. Di antaranya materi Hizbul Wathan, baris-berbaris, PPGD, panjat, dan rappelling.

Baris-berbaris diberikan sebagai bagian dari latihan kedisiplinan dan kekompakan. Sementara itu, materi PPGD mengenalkan peserta pada keterampilan pertolongan pertama.

Untuk melatih ketangkasan, peserta juga akan mendapatkan materi panjat dan rappelling. Kegiatan tersebut dirancang dalam bentuk teori dan praktik dengan memanfaatkan fasilitas gedung sekolah.

“Kami ingin Perjusa kali ini tidak hanya menjadi kegiatan berkemah, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi siswa. Ada materi Hizbul Wathan, PPGD, baris-berbaris, latihan ketangkasan seperti panjat dan rappelling, hingga kegiatan yang melatih kerja sama dan tanggung jawab,” jelas Amalia.

Selain materi kepanduan, panitia menyiapkan api unggun dan pentas seni (PENSI). Peserta akan diberi kesempatan menampilkan kreativitas dan bakat dalam kegiatan tersebut.

Penjelajahan dengan Penugasan

Rangkaian Perjusa juga akan diisi kegiatan penjelajahan atau tadabur alam. Dalam kegiatan ini, peserta akan mendapatkan sejumlah penugasan yang dilakukan secara berkelompok.

Amalia mengatakan penugasan dalam penjelajahan dirancang agar peserta menghadapi tantangan secara bersama-sama.

“Penjelajahan nanti akan kami buat dengan penugasan yang menarik. Kami ingin peserta belajar bahwa setiap tantangan harus dihadapi bersama. Dari situ mereka bisa belajar tentang tanggung jawab, komunikasi, kepemimpinan, dan kebersamaan dalam tim,” tutur Amalia.

SMPM 5 Pucang SBY

Panitia juga menyiapkan materi motivasi serta pemateri yang memiliki pengalaman di bidang masing-masing. Materi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan selama tiga hari.

Waka Kesiswaan SMP Muhammadiyah 22 Mantup, Nadhif Hibatullah, S.Pd., mengatakan Perjusa merupakan program yang diagendakan setiap tahun.

“Kegiatan perkemahan ini merupakan program yang diagendakan setiap tahun. Harapannya, melalui kegiatan ini siswa dapat belajar menjadi pribadi yang lebih mandiri, bertanggung jawab, disiplin, mampu bekerja sama, serta memiliki kreativitas yang lebih baik,” ujar Nadhif.

Libatkan Siswa SMK Muhammadiyah 10 Mantup

Dalam persiapan tersebut, SMP Muhammadiyah 22 Mantup juga melibatkan perwakilan siswa SMK Muhammadiyah 10 Mantup. Mereka akan membantu pelaksanaan kegiatan sekaligus diberi tanggung jawab untuk menjadi contoh bagi peserta Perjusa.

Amalia mengatakan keterlibatan siswa SMK tersebut tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan teknis kegiatan, tetapi juga sikap selama mendampingi peserta.

“Kami meminta bantuan dari perwakilan SMK Muhammadiyah 10 Mantup untuk ikut berperan dalam kegiatan ini. Nantinya, teman-teman dari SMK juga diberikan tanggung jawab untuk menjadi contoh yang baik bagi peserta, baik dalam kedisiplinan, sikap, maupun cara mengikuti kegiatan,” kata Amalia.

Guru SMP Muhammadiyah 22 Mantup, M. Slamet Wahyu, menekankan pentingnya variasi kegiatan agar peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian Perjusa tanpa merasa jenuh.

“Dalam Perjusa nanti diharapkan ada hal-hal baru dan menarik. Jangan sampai siswa merasa bosan atau malas mengikuti kegiatan. Kita ingin mereka tetap semangat dari awal sampai akhir dan mendapatkan pengalaman yang berkesan,” ungkap M. Slamet Wahyu.

Rangkaian kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari, 16–18 Oktober 2026, dengan materi kepanduan, keterampilan, ketangkasan, penjelajahan, dan kreativitas siswa. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 06/10/2026 19:46
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu