Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Suasana Haru Iringi Peluncuran Buku Muhammad Mirdasy di Family Gathering

Iklan Landscape Smamda
Suasana Haru Iringi Peluncuran Buku Muhammad Mirdasy di Family Gathering
Peluncuran buku Perjuangan Belum Usai: Kesan dan Kenangan tentang Muhammad Mirdasy. Foto: Wildan/PWMU.CO
pwmu.co -

Suasana haru mewarnai malam pertama Family Gathering Kader Sang Surya #14 yang digelar di Telaga Sarangan, Magetan, Sabtu (27/6/2026). Pada kesempatan tersebut, panitia meluncurkan buku Perjuangan Belum Usai: Kesan dan Kenangan tentang Muhammad Mirdasy, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum dalam mengabdi kepada Muhammadiyah, bangsa, dan masyarakat.

Peluncuran buku berlangsung di hadapan ratusan peserta Family Gathering dan disambut penuh antusias. Buku yang ditulis oleh Suli Da’im bersama sejumlah penulis itu memuat mozaik kesaksian dari keluarga, sahabat, kolega, akademisi, hingga tokoh Muhammadiyah mengenai sosok Muhammad Mirdasy. Di dalamnya tersaji jejak pengabdian seorang kader yang mendedikasikan hidupnya untuk dakwah, pendidikan, politik, dan pemberdayaan masyarakat.

Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Dr. M. Sulthon Amien, M.M., menyampaikan rasa syukur atas terbitnya buku tersebut. Menurutnya, Muhammad Mirdasy merupakan salah satu kader terbaik Muhammadiyah yang memiliki kontribusi besar, khususnya di dunia politik.

“Alhamdulillah, hari ini perjuangan saudara kami, adik kami, kakak kami, orang tua kami, Mas Muhammad Mirdasy telah dibukukan. Beliau adalah salah satu politisi yang dimiliki Muhammadiyah. Kita merasa kehilangan Mas Mirdasy,” ujarnya.

Sulthon berharap semangat perjuangan almarhum terus diwariskan kepada generasi penerus Muhammadiyah. Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjaga keberlangsungan Family Gathering Kader Sang Surya sebagai salah satu ruang mempererat ukhuwah.

“Untuk mengenang perjuangan beliau, mari kita lestarikan Family Gathering ini. Alhamdulillah, tahun ini menjadi Family Gathering dengan jumlah peserta paling spektakuler. Semoga memberikan manfaat bagi Muhammadiyah dan bangsa,” katanya.

Suasana semakin mengharukan ketika putra almarhum, Muhammad Nasyitussyubban, menyampaikan sambutannya. Dengan suara bergetar, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Muhammadiyah yang selama ini telah mendampingi perjalanan hidup ayahnya.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih karena telah membersamai ayah kami selama ini,” ucapnya.

Sambil menahan haru, Nasyitussyubban juga memohon maaf apabila selama hidupnya Muhammad Mirdasy pernah melakukan kesalahan kepada siapa pun.

SMPM 5 Pucang SBY

“Apabila semasa hidup ayah kami memiliki kesalahan, kami sekeluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya,” tuturnya.

Ia mengenang bahwa Family Gathering Kader Sang Surya memiliki tempat istimewa di hati almarhum. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah pengabdian terakhir Muhammad Mirdasy di Muhammadiyah.

“Family Gathering ini merupakan salah satu tempat ayah mengabdi di Muhammadiyah pada saat-saat terakhir beliau. Di setiap kesempatan, beliau selalu menyempatkan diri mempersiapkan Family Gathering. Bagi kami, Family Gathering ini sudah menjadi rumah dan keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyusunan Buku, Suli Da’im, menjelaskan bahwa buku tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai dokumentasi perjalanan hidup seorang tokoh, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi kader Muhammadiyah.

“Perjuangan seseorang tidak berhenti ketika ia telah tiada. Gagasan, keteladanan, dan amal baiknya akan terus hidup melalui orang-orang yang meneruskannya. Semangat itulah yang ingin kami abadikan dalam buku ini,” jelasnya.

Sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya menyebarluaskan nilai-nilai keteladanan Muhammad Mirdasy, panitia membagikan buku tersebut kepada seluruh keluarga peserta Family Gathering Kader Sang Surya #14 sebagai cendera mata.

Melalui peluncuran buku ini, Muhammadiyah Jawa Timur berharap semangat pengabdian, integritas, dan keteladanan Muhammad Mirdasy terus hidup di tengah keluarga besar Muhammadiyah. Warisan perjuangan itu diharapkan menjadi inspirasi bagi kader-kader penerus untuk terus berkontribusi bagi persyarikatan, umat, dan bangsa. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 27/06/2026 20:32
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu