Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Tim Dikdasmen PDM Sidoarjo Dampingi Smamuga, Tekankan Layanan Prima Berawal dari Guru

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Tim Dikdasmen PDM Sidoarjo Dampingi Smamuga, Tekankan Layanan Prima Berawal dari Guru
Anggota divisi kerjasama Dikdasmen & PNF PDM Sidoarjo Drs.muhadi MPd (baju batik kuning) bersama Drs. Sutowijoyo MPd (anggota divisi SDM, mengenakan baju batik hitam) didampingi sekretaris PCM Tulangan Mashudi Hariyanto SPd, MPd usai kegiatan pendampingan (Zulkifli/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Peningkatan mutu sekolah tidak cukup hanya mengandalkan sarana dan prasarana. Kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama guru dan tenaga kependidikan, menjadi kunci dalam menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu bagi siswa dan orang tua.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan pendampingan penjaminan mutu berkelanjutan yang dilakukan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo di SMA Muhammadiyah 3 (Smamuga) Tulangan, Sidoarjo, Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 12.00–15.00 WIB ini menjadi bagian dari agenda pembinaan rutin terhadap sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Sidoarjo. Pendampingan tersebut diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas pengelolaan sekolah, pembelajaran, serta pelayanan kepada warga sekolah dan masyarakat.

Wakil Kepala Smamuga Bidang Kurikulum, Imatul Mufidah, S.Pd., sebelumnya telah menginformasikan agenda tersebut kepada para guru. Ia mengimbau guru yang memiliki jam mengajar pada waktu pendampingan untuk menyiapkan administrasi pembelajaran guna mendukung proses peninjauan dan pembinaan.

Mutu Sekolah Berawal dari Kualitas Guru

Anggota Divisi Kerja Sama Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo, Drs. Muhadi, M.Pd., saat di temui dan wawancara khusus usai kegiatan menjelaskan, pendampingan ini merupakan bagian dari upaya penjaminan mutu berkelanjutan bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Sidoarjo.

Dalam kunjungan tersebut, tim juga berdiskusi mengenai berbagai aspek pengembangan sekolah, mulai dari tata ruang, pengelolaan siswa, pembelajaran, hingga peningkatan kualitas pelayanan.

Menurut Muhadi, guru dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam membangun sekolah yang semakin bermutu. Karena itu, peningkatan kompetensi SDM harus menjadi perhatian utama dalam pengembangan lembaga pendidikan.

“Kualitas SDM itu sangat penting. Salah satu hal yang perlu terus ditingkatkan adalah bagaimana guru dan tenaga kependidikan memberikan pelayanan terbaik kepada siswa maupun orang tua,” jelasnya.

Ia menegaskan, sekolah perlu membangun budaya pelayanan prima atau excellent service. Pelayanan tersebut tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga menyangkut pengalaman siswa selama mengikuti proses pendidikan dan komunikasi sekolah dengan orang tua.

Muhadi juga mengingatkan bahwa upaya meningkatkan mutu sekolah harus dimulai dari ruang kelas. Pembelajaran yang berkualitas akan memberikan pengalaman positif bagi siswa sekaligus membantu mereka mengembangkan potensi secara optimal.

“Pada prinsipnya, semuanya berangkat dari guru, dari SDM, dan dari kelas. Bagaimana guru mengajar dengan baik sehingga memberikan pengaruh positif kepada siswa. Dari situlah pengembangan sekolah untuk kepentingan yang lebih luas dapat dilakukan,” ungkapnya.

Menurut dia, sarana dan prasarana tetap memiliki peran penting. Namun, keberadaan fasilitas yang baik perlu diimbangi dengan kualitas orang-orang yang mengelola dan memanfaatkannya untuk mendukung pembelajaran.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Apresiasi Perkembangan Smamuga

Dalam kunjungan tersebut, Muhadi mengapresiasi perkembangan fasilitas dan lingkungan pendidikan di kawasan Smamuga. Ia melihat adanya pembangunan gedung baru serta pembenahan sejumlah fasilitas yang mendukung kegiatan sekolah.

Ia berharap perkembangan tersebut diiringi peningkatan kualitas pembelajaran, kekompakan guru, dan pelayanan kepada siswa maupun orang tua.

“Perkembangannya bagus. Mudah-mudahan dengan gedung baru, semangat baru, dan kekompakan para guru, Smamuga semakin berkembang dan menjadi sekolah yang diharapkan masyarakat,” tuturnya.

Bagi Smamuga, pendampingan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat evaluasi dan pengembangan mutu secara berkelanjutan. Perkembangan fisik sekolah diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas SDM, tata kelola, serta layanan pendidikan.

Muhadi hadir bersama Drs. Sutowijoyo, M.Pd., anggota Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi bersama unsur pimpinan sekolah dan perwakilan Muhammadiyah setempat.

Pendampingan Berkelanjutan

Muhadi menjelaskan, pendampingan penjaminan mutu dilaksanakan secara rutin dengan agenda dua kali dalam satu semester. Dalam pelaksanaannya, tim menyesuaikan instrumen dan fokus pendampingan dengan kebutuhan serta kesiapan masing-masing sekolah.

Ia menyampaikan bahwa pendampingan berikutnya dijadwalkan pada 2 November 2026. Namun, pelaksanaannya tetap menyesuaikan kesiapan instrumen dan perkembangan agenda pendampingan.

Melalui kegiatan tersebut, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo berharap sekolah-sekolah Muhammadiyah terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan pembelajaran secara terencana. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 22/10/2026 11:39
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu