Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tim Riset UMLA Gelar Skrining Kesehatan Berbasis Health Belief Model, Cegah Diabetes Melitus pada Warga Muhammadiyah

Iklan Landscape Smamda
Tim Riset UMLA Gelar Skrining Kesehatan Berbasis Health Belief Model, Cegah Diabetes Melitus pada Warga Muhammadiyah
Foto tim peneliti. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Tim riset Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melaksanakan kegiatan skrining kesehatan bagi warga Muhammadiyah di Dusun Keduwul, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Program Hibah RisetMu Fundamental Tahun Akademik 2025/2026 yang bertujuan mengidentifikasi faktor risiko Diabetes Melitus (DM) melalui pendekatan Health Belief Model (HBM).

Tim penelitian diketuai oleh Isni Lailatul Maghfiroh, S.Kep., Ns., M.Kep., dengan anggota dosen Aprelia Afidatul Hanafi, S.Kep., Ns., M.N.S., dan Karsim, S.Kep., M.Kep. Kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi Keperawatan UMLA, yaitu Abidah Arrodiyah dan Lola Anggun Dwi Widiyanti, sebagai bagian dari pengalaman belajar berbasis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebanyak 100 warga Muhammadiyah di Dusun Keduwul berpartisipasi aktif sebagai responden. Pelaksanaan skrining dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga. Pendekatan ini dipilih untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pendataan identitas responden, pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, pengukuran lingkar perut, serta pengisian instrumen berbasis Health Belief Model.

Briefing sebelum pengambilan data. Foto: Istimewa/PWMU.CO

Pendekatan HBM digunakan untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat mengenai kerentanan terhadap penyakit, tingkat keparahan Diabetes Melitus, manfaat tindakan pencegahan, hambatan yang dihadapi, serta dorongan untuk menerapkan perilaku hidup sehat.

Ketua tim penelitian, Isni Lailatul Maghfiroh, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperoleh data penelitian, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui deteksi dini faktor risiko Diabetes Melitus.

SMPM 5 Pucang SBY

“Skrining ini memberikan manfaat besar sebagai upaya deteksi awal. Kita dapat memetakan mana warga yang berstatus diabetes, berisiko tinggi, berisiko rendah, hingga yang bebas risiko. Hasil ini nantinya dapat menjadi dasar dalam penyusunan program edukasi dan pencegahan yang lebih tepat sasaran,” ungkapnya.

Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Dusun Keduwul. Ketua PRM Dusun Keduwul, Wahyudin Ahmadi, S.H., menyampaikan apresiasi atas kepedulian tim peneliti UMLA yang telah menghadirkan layanan skrining kesehatan langsung kepada warga.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala serta mampu menerapkan perilaku hidup sehat sebagai langkah pencegahan Diabetes Melitus. Selain itu, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan program promosi kesehatan yang lebih efektif sesuai dengan karakteristik masyarakat Muhammadiyah.

Kegiatan pengambilan data. Foto: Istimewa/PWMU.CO

Program Hibah RisetMu Fundamental ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Muhammadiyah Lamongan dalam mengintegrasikan tridarma perguruan tinggi, khususnya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan melibatkan dosen dan mahasiswa secara aktif, hasil riset tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan kesehatan di masyarakat. Diharapkan, melalui skrining dan edukasi yang berkelanjutan, angka kejadian Diabetes Melitus beserta komplikasinya dapat ditekan sehingga kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.

Revisi Oleh:
  • Aalimah Qurrata Ayun - 02/08/2026 13:23
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu