Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 32 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) mengimplementasikan Teknologi Tepat Guna (TTG) Compact Bin untuk membantu pengelolaan sampah anorganik di Kelurahan Ketabang, Surabaya, Rabu (5/8/2026).
Implementasi tersebut dilakukan dalam rangkaian penutupan KKN Kelompok 32 di Balai RW 003 Kelurahan Ketabang. Mengusung tema “One Last Frame: The Final Scene”, kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa sekaligus memperkenalkan hasil inovasi yang dikembangkan selama pelaksanaan KKN.
Compact Bin merupakan alat pemadat sampah anorganik yang menggunakan sistem press manual tanpa tenaga listrik. Alat tersebut dirancang untuk mengurangi volume sampah sehingga lebih mudah disimpan dan diangkut. Penggunaan sistem manual juga membuat alat tidak bergantung pada sumber listrik serta relatif mudah dalam pengoperasian dan perawatannya.
Ketua Tim Teknologi Tepat Guna KKN Kelompok 32, Fachri, mengatakan Compact Bin dikembangkan berdasarkan pengamatan mahasiswa terhadap kondisi pengelolaan sampah nonorganik di Kelurahan Ketabang.
“Melalui Compact Bin, kami berharap masyarakat dapat mengelola sampah dengan lebih efektif. Dengan memadatkan sampah, volume yang harus disimpan dan diangkut menjadi lebih kecil sehingga proses pengelolaannya lebih efisien. Harapannya, alat ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan setelah kegiatan KKN berakhir,” ujar Fachri.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendemonstrasikan cara pengoperasian Compact Bin kepada masyarakat. Demonstrasi dilakukan untuk memperkenalkan mekanisme kerja alat sekaligus memberikan pemahaman mengenai pemanfaatannya dalam pengelolaan sampah anorganik.
Setelah demonstrasi, rangkaian penutupan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, penyerahan cinderamata kepada pihak Kelurahan Ketabang dan RW 003, makan bersama warga, pembagian doorprize, serta penayangan video perjalanan KKN.
Kegiatan penutupan tersebut menjadi akhir masa pengabdian mahasiswa KKN Kelompok 32 di Kelurahan Ketabang. Sementara itu, Compact Bin diharapkan tetap dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sarana pengelolaan sampah anorganik di lingkungan masyarakat.
Melalui penerapan teknologi tepat guna tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 32 Umsura berupaya menghadirkan hasil program yang dapat digunakan masyarakat setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments