Universitas Muhammadiyah Madiun bekerja sama dengan BKPSDM Kabupaten Madiun menggelar sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kegiatan sosialisasi PMB UMMAD ASN Madiun ini dilaksanakan di Gedung Diklat BKPSDM Kabupaten Madiun dan diikuti puluhan peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Hadi Heri Wicaksono menegaskan bahwa sistem meritokrasi menuntut ASN memiliki kompetensi yang sesuai dengan jabatan.
Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat ASN yang kualifikasi pendidikannya belum selaras dengan posisi yang diemban.
“ASN yang pendidikannya belum sesuai jabatan diberi kesempatan untuk melanjutkan studi agar memenuhi persyaratan,” ujarnya.
Momentum sosialisasi ini dinilai penting untuk mendorong ASN meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memahami skema pembiayaan pendidikan yang fleksibel.
Sementara itu, Suwardi menyampaikan bahwa UMMAD membuka ruang kolaborasi bagi ASN untuk melanjutkan pendidikan.
Menurutnya, bekerja di birokrasi tidak hanya membutuhkan kemampuan administratif, tetapi juga penguasaan ilmu yang memadai.
“Belajar adalah kunci agar tidak tertinggal. ASN perlu terus meningkatkan kompetensi,” jelasnya.
UMMAD juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, moral, integritas, dan akhlak dalam membentuk SDM unggul.
Ketua PMB UMMAD, Rakhma Widyah Darojah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara UMMAD dan Pemerintah Kabupaten Madiun yang telah terjalin sejak Januari 2026.
“Sosialisasi ini menjadi bagian dari implementasi MoU dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Madiun,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, UMMAD memperkenalkan berbagai program pendidikan, di antaranya:
- Program Sarjana Desa
- Recognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
- Percepatan Konversi Praktik (PKP)
- Informasi akreditasi dan program studi
Program-program ini dirancang untuk memudahkan ASN dalam melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan tugas utama.
Kolaborasi antara UMMAD dan BKPSDM Kabupaten Madiun menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas SDM, khususnya ASN.
Dengan peningkatan kompetensi melalui pendidikan tinggi, diharapkan ASN mampu menjalankan tugas secara profesional dan adaptif terhadap tantangan zaman.





0 Tanggapan
Empty Comments