Jajaran pimpinan Umsura di Forum on Strategies for Fostering INTENSE Dual Degree Program Collaboration yang igelar di Taiwan. Foto: Istimewa
pwmu.co -
Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) terus memperkuat internasionalisasi pendidikan melalui pengembangan program dual degree bersama berbagai perguruan tinggi di Taiwan.
Komitmen tersebut ditunjukkan dengan keikutsertaan pimpinan Umsura dalam Forum on Strategies for Fostering INTENSE Dual Degree Program Collaboration yang berlangsung di Taiwan pada 10–13 Juni 2026.
Forum tersebut mempertemukan sejumlah perguruan tinggi dari Indonesia dan Taiwan untuk membahas strategi penguatan kolaborasi akademik, khususnya dalam pengembangan program dual degree.
Dari Indonesia, hadir perwakilan berbagai perguruan tinggi, antara lain Universitas Airlangga (Unair), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Surabaya (Ubaya), serta sejumlah kampus lainnya.
Sementara itu, dari Taiwan, forum diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi yang tergabung dalam jaringan INTENSE, di antaranya National Formosa University, Minghsin University of Science and Technology, Saint John’s University, National Yunlin University of Science and Technology, National Chin-Yi University of Technology, National Kaohsiung University of Science and Technology, serta National Penghu University of Science and Technology.
Rektor Umsura Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua., mengatakan kehadiran Umsura dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas sekaligus merealisasikan kerja sama internasional yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan institusi.
“Kehadiran kami dalam forum ini dalam rangka memperluas realisasi kerja sama internasional, khususnya pada program dual degree yang dapat memberikan pengalaman akademik global bagi mahasiswa,” ujar Mundakir, Sabtu (13/6/2026).
Forum on Strategies for Fostering INTENSE Dual Degree Program Collaboration di Taiwan. Foto: Istmewa
Saat ini, Umsura telah menjalankan program dual degree bersama Saint John’s University dan Minghsin University of Science and Technology. Melalui forum tersebut, Umsura juga membuka peluang kolaborasi baru dengan berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam jaringan program INTENSE.
Dalam forum tersebut, para peserta membahas sejumlah strategi untuk memperkuat program dual degree.
Beberapa di antaranya meliputi penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri, promosi program sejak mahasiswa tahun pertama, pemanfaatan jejaring alumni sebagai sumber inspirasi, hingga peningkatan kesiapan mahasiswa melalui pelatihan bahasa, pembekalan budaya, dan pendampingan sebelum keberangkatan.
Selain membahas strategi pengembangan, forum juga mengidentifikasi berbagai tantangan dalam pelaksanaan program internasional.
Salah satunya adalah masih adanya keraguan sebagian mahasiswa untuk menempuh studi di luar negeri akibat kekhawatiran beradaptasi dengan lingkungan baru serta kecenderungan bertahan di zona nyaman.
Menurut Mundakir, pengelola program INTENSE menargetkan peningkatan jumlah peserta melalui rekrutmen yang lebih masif, perluasan keterlibatan program studi, serta penguatan jaringan alumni internasional yang dapat membuka peluang karier global bagi para lulusan.
“Ke depan, jumlah peserta program INTENSE diharapkan terus meningkat melalui rekrutmen yang lebih luas, keterlibatan lebih banyak program studi, serta penguatan jaringan alumni internasional yang dapat membuka peluang karier global bagi para lulusan,” katanya.
Dia menegaskan bahwa penguatan kerja sama internasional merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas mobilitas mahasiswa dan dosen, serta memperkuat daya saing lulusan di tingkat global.
“Melalui forum ini, kami tidak hanya memperluas jejaring, tetapi juga belajar dari praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan berbagai universitas dalam mengembangkan program dual degree dan mobilitas internasional mahasiswa,” ujarnya.
Melalui partisipasi dalam forum tersebut, Umsura berharap dapat menghadirkan lebih banyak program kolaboratif internasional yang mendukung visi kampus sebagai universitas unggul dan berdaya saing global. (*)
0 Tanggapan
Empty Comments