Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wakil Ketua PWNA Jatim Ajak Kader Nasyiah Jadi Penggerak Gerakan Ramah Lingkungan

Iklan Landscape Smamda
Wakil Ketua PWNA Jatim Ajak Kader Nasyiah Jadi Penggerak Gerakan Ramah Lingkungan
Bedah Peran Organisasi Islam dalam Gerakan Edukasi Minim Sampah melalui Suara Alam (Fatma Hajar Islamiyah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur, Zahrotul Jannah, mengajak kader Nasyiatul Aisyiyah menjadi penggerak gerakan ramah lingkungan melalui organisasi. Ajakan tersebut disampaikan saat menjadi pemateri dalam kegiatan Zero Waste Camp yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Gresik di Pinus Prigen Jungle Park, Pasuruan, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang diikuti 54 kader Nasyiatul Aisyiyah serta anggota putri organisasi otonom Muhammadiyah, seperti Tapak Suci, Hizbul Wathan (HW), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), bertujuan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun budaya hidup minim sampah di kalangan generasi muda.

Dalam pemaparannya, Zahrotul Jannah mengapresiasi konsistensi PDNA Gresik dalam mengembangkan gerakan pelestarian lingkungan melalui berbagai program berkelanjutan, termasuk penyelenggaraan Zero Waste Camp.

Menurutnya, organisasi Islam, khususnya Nasyiatul Aisyiyah, memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan nilai-nilai pelestarian lingkungan sebagai bagian dari dakwah yang berkemajuan.

Zahro, sapaan akrabnya, juga membagikan pengalamannya ketika mewakili PWNA Jawa Timur dalam ajang Gaharu Bumi Innovation Challenge. Saat itu, organisasi lingkungan ASOKA menilai gerakan Merdeka Sampah yang dijalankan PWNA Jawa Timur merupakan langkah yang tidak mudah, tetapi memiliki dampak besar dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan.

Untuk membangun empati peserta, Zahro mengajak seluruh kontingen mengikuti permainan peran (roleplay). Dalam sesi tersebut, setiap kelompok diminta mewakili unsur-unsur alam yang mengalami kerusakan akibat perilaku manusia. Melalui pendekatan tersebut, peserta diajak merasakan keresahan lingkungan sekaligus memahami pentingnya mengambil tindakan nyata.

“Melalui cara ini kita belajar mendengar suara alam, merasakan persoalan yang dihadapi lingkungan, lalu bersama-sama mencari solusi yang bisa dilakukan dari organisasi,” ujarnya.

Setelah sesi refleksi, peserta berdiskusi mengenai berbagai persoalan lingkungan yang dihadapi di daerah masing-masing. Setiap kontingen kemudian menyusun gagasan aksi yang dapat diterapkan di tingkat cabang sesuai potensi dan kebutuhan wilayahnya.

Zahro menegaskan bahwa gerakan pelestarian lingkungan tidak boleh berhenti pada aksi sesaat, melainkan harus terus disebarluaskan agar mampu menginspirasi masyarakat yang lebih luas.

SMPM 5 Pucang SBY

“Aksi seharusnya tidak serta-merta berhenti menjadi aksi, tetapi bergerak melalui syiar untuk mengajak dan menggerakkan yang lainnya,” ungkapnya.

Ia juga menilai perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun budaya ramah lingkungan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Menurutnya, kader Nasyiatul Aisyiyah dapat menjadi teladan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Penting bagi kita sebagai kader Nasyiah untuk membangun budaya saling mengingatkan, saling mengajak, dan menyuarakan gerakan ini melalui media sosial. Organisasi akan menjadi hebat ketika mampu memberikan dampak, baik ke dalam maupun ke luar,” tuturnya.

Di akhir sesi, Zahro mengajak seluruh peserta menjadikan hasil diskusi sebagai langkah awal membangun gerakan lingkungan yang berkelanjutan di daerah masing-masing.

Ia berharap setiap solusi yang dirumuskan benar-benar disesuaikan dengan kondisi lokal sehingga dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui Zero Waste Camp ini, PDNA Gresik berharap kader Nasyiatul Aisyiyah semakin aktif menjadi pelopor gerakan minim sampah sekaligus memperkuat dakwah Islam yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 26/07/2026 17:26
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu