Semangat kebersamaan dan cinta tanah air begitu terasa di lingkungan SD Muhammadiyah Melirang atau yang juga disebut Sekolah Ceria, Ahad (2/8/2026).
Sejak pagi hari, murid memadati area sekolah untuk mengikuti kegiatan kerja bakti bersama dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Suasana penuh kehangatan langsung tampak ketika para orang tua, guru, dan karyawan sekolah bahu-membahu membersihkan setiap sudut lingkungan sekolah.
Keterlibatan Aktif Wali Murid
Dengan membawa berbagai peralatan kebersihan, mereka bergotong royong menyapu halaman, merapikan taman, memangkas tanaman, membersihkan saluran air, hingga menata kembali ruang-ruang kelas agar semakin nyaman bagi murid.
Tak hanya membersihkan lingkungan, para wali murid juga berkolaborasi menghias sekolah dengan nuansa merah putih. Bendera, umbul-umbul, pita, serta berbagai ornamen khas kemerdekaan dipasang di sepanjang area sekolah.
Setiap kelas pun disulap menjadi lebih semarak dengan dekorasi bertema nasionalisme yang menghadirkan suasana penuh semangat dalam menyambut bulan kemerdekaan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua.
Melalui budaya gotong royong, terbangun sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, nyaman, aman, dan menyenangkan.
Kepala sekolah beserta seluruh dewan guru turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Kebersamaan yang terjalin tanpa sekat mencerminkan nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi budaya di SD Muhammadiyah Melirang, yakni saling membantu, peduli, dan bekerja sama demi kemajuan sekolah.
Kolaborasi adalah Kekuatan Utama
Ketua Ikatan Wali Murid (Ikwam) SD Muhammadiyah Melirang, Bunda Maya Ilmiyah Ladewi, menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh wali murid yang hadir.
Menurutnya, semangat gotong royong merupakan warisan bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.
“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat sambutan yang luar biasa dari seluruh wali murid. Kami percaya bahwa sekolah yang nyaman tidak hanya dibangun oleh guru, tetapi juga oleh keterlibatan orang tua” tutur Maya.
Melalui kerja bakti ini, Ikwam Sekolah Ceria ingin menunjukkan bahwa kolaborasi adalah kekuatan utama dalam mendidik anak-anak.
“Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi teladan bagi putra-putri kita untuk mencintai lingkungan, menghargai perjuangan para pahlawan, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah” ujar Maya.
Dengan wajah-wajah penuh semangat, para peserta kerja bakti menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan menjelang siang hari. Hasilnya, Sekolah Ceria tampil semakin bersih, asri, dan dipenuhi nuansa merah putih yang membangkitkan semangat nasionalisme.
Momentum ini menjadi lebih dari sekadar kegiatan bersih-bersih. Kerja bakti tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam membangun pendidikan yang berkualitas.
Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, SD Muhammadiyah Melirang kembali menunjukkan bahwa semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan tetap hidup, tumbuh, dan menjadi karakter yang terus ditanamkan kepada seluruh keluarga besar Sekolah Ceria.





0 Tanggapan
Empty Comments