Jambore Pandu Pengenal (Jampanal) Hizbul Wathan Jawa Timur 2026 resmi digelar di Bumi Perkemahan Hizbul Wathan, Pasuruan, pada Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan Jawa Timur ini berlangsung selama tiga hari, hingga Jumat (30/10/2026), dengan melibatkan sekitar 1.300 peserta dari sekolah-sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur.
Jampanal 2026 menjadi ajang pertemuan para pandu pengenal untuk mempererat silaturahmi, mengembangkan keterampilan kepanduan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan generasi muda Muhammadiyah. Ribuan peserta yang hadir berasal dari jenjang SD/MI Muhammadiyah pada tingkat Pengenal Purwa serta SMP/MTs Muhammadiyah pada tingkat Pengenal Madya dan Utama.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur menjadikan kegiatan ini sebagai momentum penting untuk mempertemukan para pandu dalam suasana persaudaraan. Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan kepanduan yang diharapkan dapat memperkaya pengalaman, melatih kemandirian, dan memperkuat karakter sesuai nilai-nilai Hizbul Wathan.
Ketua Kwarwil Hizbul Wathan Jawa Timur, Ramanda Fathurrahim Syuhadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jampanal bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan juga wadah untuk mempererat hubungan antarpandu pengenal dari berbagai daerah.
Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk saling mengenal, membangun persaudaraan, dan memperoleh pengalaman berharga melalui kegiatan kepanduan. Ia berharap pengalaman yang didapatkan selama Jampanal dapat menjadi bekal bagi para pandu untuk terus berkembang di lingkungan masing-masing.
“Melalui kegiatan Jampanal ini, kami berharap anak-anak pandu Hizbul Wathan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dan semakin bersemangat untuk berlatih Hizbul Wathan di lembaga masing-masing,” ungkap Ramanda Fathurrahim Syuhadi.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan kegiatan ini sebagai sarana memperkuat semangat kepanduan sekaligus menjaga silaturahmi antarpeserta. Dengan bertemu pandu dari berbagai daerah, para peserta diharapkan dapat memperoleh pengalaman baru, memperluas pergaulan, dan menumbuhkan rasa persaudaraan.
Melalui penyelenggaraan Jampanal 2026, Kwarwil Hizbul Wathan Jawa Timur berupaya menghadirkan ruang pembinaan yang menyenangkan sekaligus mendidik bagi para pandu pengenal. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman selama perkemahan, tetapi juga mendorong peserta untuk lebih aktif mengikuti latihan dan kegiatan Hizbul Wathan di sekolah masing-masing.
Dengan melibatkan sekitar 1.300 peserta, Jampanal Hizbul Wathan Jawa Timur 2026 menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi kepanduan di lingkungan pendidikan Muhammadiyah. Semangat persaudaraan, kemandirian, kedisiplinan, dan pengembangan karakter diharapkan terus tumbuh setelah para peserta kembali ke daerah masing-masing. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments