Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Adopsi Best Practice, Spemutu Studi Banding ke PPM MBS Yogyakarta

Iklan Landscape Smamda
Adopsi Best Practice, Spemutu Studi Banding ke PPM MBS Yogyakarta
Penyerahan Cinderamata dari Spemutu kepada pihak PPM MBS Yogyakarta. (Billah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan pengelolaan asrama, SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) melaksanakan kegiatan studi banding ke Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Yogyakarta pada Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pengembangan SAFT Boarding School Spemutu agar semakin berkualitas dan diminati masyarakat.

Studi banding tersebut difokuskan pada penguatan kurikulum boarding school, sistem pembinaan santri, manajemen asrama, serta integrasi pendidikan karakter, keislaman, dan akademik.

Melalui kegiatan ini, Spemutu berharap dapat mengadopsi praktik-praktik baik (best practice) yang telah diterapkan PPM MBS Yogyakarta dalam mengelola pendidikan berasrama secara profesional dan berkelanjutan.

Rombongan Spemutu disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan pengelola PPM MBS Yogyakarta. Dalam sesi diskusi, kedua belah pihak saling berbagi pengalaman terkait pengelolaan boarding school, mulai dari perencanaan kurikulum harian santri, pembiasaan ibadah, penguatan literasi al-Quran, hingga pembinaan karakter dan kemandirian peserta didik.

Mudir SAFT Boarding School Spemutu, Rosyidul Arifibillah, menyampaikan bahwa studi banding ini merupakan bagian dari ikhtiar serius sekolah dalam menyiapkan layanan boarding yang unggul dan relevan dengan kebutuhan zaman.

“Kami menyadari bahwa boarding school bukan hanya soal menyediakan asrama, tetapi tentang bagaimana menghadirkan sistem pendidikan yang utuh, terstruktur, dan mampu membentuk karakter santri secara menyeluruh. PPM MBS Yogyakarta menjadi salah satu rujukan kami karena keberhasilannya dalam mengintegrasikan kurikulum akademik, diniyah, dan pembinaan karakter secara konsisten,” ujarnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia menambahkan bahwa hasil studi banding ini akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan kurikulum SAFT Boarding School Spemutu ke depan.

“Kami ingin kurikulum boarding di Spemutu semakin kuat, terukur, dan memiliki ciri khas. Tidak hanya unggul dalam aspek keagamaan, tetapi juga mampu menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, serta prestasi akademik santri. Harapannya, boarding school Spemutu benar-benar menjadi pilihan utama masyarakat,” lanjutnya.

Rosyidul juga menegaskan bahwa pengembangan SAFT Boarding School memiliki target yang jelas untuk tahun ajaran mendatang.

“Dengan peningkatan kualitas sistem dan kurikulum boarding, kami optimistis target satu kelas boarding dengan 25 santri pada tahun depan dapat tercapai. Lebih dari itu, kami ingin memastikan bahwa setiap santri yang belajar di boarding Spemutu mendapatkan pengalaman pendidikan yang bermakna, aman, dan membanggakan bagi orang tua,” pungkasnya.

Melalui kegiatan studi banding ini, Spemutu meneguhkan komitmennya untuk terus berbenah dan berinovasi dalam menghadirkan pendidikan boarding school yang berkualitas, berlandaskan nilai-nilai Islam, serta adaptif terhadap tantangan masa depan.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 15/06/2026 09:18
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu