Hari ini, halaman-halaman sekolah di berbagai penjuru Indonesia kembali dipenuhi langkah anak-anak yang datang dengan beragam perasaan.
Ada yang antusias menyapa teman-teman baru, ada yang masih menyimpan rasa gugup karena harus beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda, dan tidak sedikit yang datang membawa harapan besar untuk menggapai cita-cita.
Hari pertama sekolah selalu menjadi momen istimewa karena di sanalah perjalanan panjang pendidikan kembali dimulai.
Tahun ajaran 2026/2027 hendaknya dimaknai lebih dari sekadar dimulainya kegiatan belajar mengajar. Momentum ini menjadi pengingat bahwa sekolah harus menjadi ruang yang aman, inklusif, dan menyenangkan bagi setiap peserta didik.
Semangat tersebut sejalan dengan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yang menegaskan pentingnya menciptakan pengalaman awal belajar yang membangun karakter, budaya positif, serta kesiapan peserta didik untuk berkembang secara optimal.
Sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Gresik, saya meyakini bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, kelengkapan fasilitas, ataupun perubahan kurikulum.
Faktor yang paling menentukan tetaplah sosok guru. Guru yang profesional bukan sekadar mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, menumbuhkan kepercayaan diri, dan menginspirasi murid untuk terus belajar sepanjang hayat.
Keyakinan inilah yang menjadi dasar komitmen FKIP Universitas Muhammadiyah Gresik dalam menyiapkan calon guru melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Kami berupaya melahirkan pendidik yang tidak hanya menguasai kompetensi akademik dan pedagogik, tetapi juga memiliki empati, integritas, serta kemampuan membangun pembelajaran yang berpihak kepada kebutuhan setiap peserta didik.
Kepada seluruh siswa di Indonesia, selamat datang di tahun ajaran baru.
Jadikan setiap pengalaman di sekolah sebagai kesempatan untuk belajar, bertanya, berkreasi, dan terus memperbaiki diri. Kesalahan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bagian penting dari proses menuju keberhasilan.
Kepada para guru, mari menjadikan hari-hari pertama sekolah sebagai kesempatan membangun kedekatan dengan murid. Sambutan yang hangat, penghargaan terhadap setiap perbedaan, dan pembelajaran yang memotivasi akan menjadi kenangan yang melekat jauh lebih lama daripada sekadar aturan dan tata tertib.
Kepada para orang tua, mari terus memperkuat kemitraan dengan sekolah. Pendidikan akan berjalan lebih bermakna ketika keluarga dan sekolah saling mendukung dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Semoga tahun ajaran baru ini menjadi awal bagi lahirnya generasi Indonesia yang berkarakter, berpengetahuan, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Sebab hakikat pendidikan bukan hanya menghasilkan peserta didik yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk manusia yang berakhlak, bertanggung jawab, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selamat memasuki Tahun Ajaran 2026/2027. Semoga setiap ruang kelas menjadi tempat bertumbuhnya ilmu, karakter, dan harapan; setiap guru menjadi sumber inspirasi; dan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih masa depan terbaiknya.
Karena masa depan bangsa sesungguhnya sedang dibangun melalui setiap langkah kecil yang dimulai dari sekolah hari ini.





0 Tanggapan
Empty Comments