Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni, SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui berbagai aksi nyata yang berdampak langsung bagi ekosistem. Pada Jumat (12/6/2026), sekolah menggelar kegiatan bertema “Aksi Nyata: Bergerak, Beraksi, dan Bekerja untuk Masa Depan Bumi yang Lebih Baik.”
Kegiatan yang bekerja sama dengan Kaliwatu Rafting, salah satu destinasi wisata air terkenal di Kota Batu, ini mengintegrasikan berbagai program pelestarian lingkungan, mulai dari pemulihan kualitas air sungai, aksi bersih sampah, restocking fauna perairan, hingga edukasi ekologi bagi para siswa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penuangan 500 liter eco-enzyme ke aliran Kali Kebo Lesti. Program ini dilaksanakan bersama Komunitas Eco-Enzyme Batu yang selama ini mendampingi siswa dalam proses pembuatan eco-enzyme, mulai dari pengolahan limbah organik rumah tangga, fermentasi, hingga pemanenan hasil yang siap digunakan. Penuangan eco-enzyme tersebut bertujuan membantu memperbaiki kualitas air sungai secara alami dan ramah lingkungan.
Kegiatan berikutnya adalah aksi bersih sungai yang melibatkan 40 siswa anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Para siswa menyusuri area sungai sambil mengumpulkan berbagai jenis sampah yang ditemukan.
Sampah plastik masih menjadi jenis sampah yang paling banyak ditemukan. Kondisi tersebut menjadi pengingat penting bahwa kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, masih perlu terus ditingkatkan.
Sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan, kegiatan dilanjutkan dengan penyebaran 2.000 bibit ikan tombro di kawasan Starting Point Kaliwatu Rafting. Pelepasan bibit ikan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan keanekaragaman hayati serta menjaga keberlangsungan ekosistem sungai.
Kegiatan ditutup dengan sesi Ngopi (Ngobrol Penuh Inspirasi) Ekologi bersama Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah Kota Batu. Melalui materi dan diskusi yang inspiratif, para siswa diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan secara konsisten. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan lingkungan akan lebih bermakna ketika diwujudkan melalui kolaborasi, keteladanan, dan aksi nyata yang berkelanjutan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments