Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Aku Ingin Punya Karya, Buku yang Tak Pernah Mati!

Iklan Landscape Smamda
Aku Ingin Punya Karya, Buku yang Tak Pernah Mati!
Aku Ingin Punya Karya, Buku yang Tak Pernah Mati!
Oleh : Rasyidah Hamid Pengasuh Kuttab Darussalam Jogjakarta

Jumat pagi, 29 Mei 2026, ada sesuatu yang terasa baru dalam diri saya. Sebuah semangat yang menggelegak untuk kembali menulis, terutama menulis buku.

Entah mengapa, akhir-akhir ini ada panggilan yang sulit saya abaikan. Sebuah suara kecil yang terus berbisik dari dalam hati, “Hidupkan lagi potensi menulis yang hampir mati. Jangan biarkan ia terkubur oleh kesibukan dunia.”

Harus Dimulai dari Sekarang

Atas desakan batin itu, saya memutuskan untuk segera memulai. Bahan tulisan, insya Allah, cukup banyak tersedia.

Sebagai seorang pendidik sekaligus pemimpin lembaga pendidikan di Jogjakarta, saya memiliki banyak pengalaman yang layak dibagikan. Selain itu, saya juga menyimpan berbagai perjalanan dan pembelajaran yang berharga.

Saya pernah melakukan study tiru ke Turki dan Jepang. Saya juga pernah mengikuti Umrah Ramadhan dan Rihlah Peradaban. Di dalam negeri, salah satu pengalaman berkesan adalah saat melakukan study tiru ke lembaga pendidikan milik Nurul Hayat di Surabaya.

Bismillah, saya harus segera menulis.

Bagi saya, menulis adalah cara paling jujur untuk mengungkapkan rasa. Melalui tulisan, saya dapat menitipkan harapan, kegelisahan, cinta, dan doa yang terkadang sulit disampaikan secara lisan.

Menulis Agar Hidup Lebih Bermakna

Saya tidak pernah tahu berapa lama lagi usia yang Allah berikan. Namun, saya berharap ketika suatu saat nanti saya meninggalkan dunia ini, masih ada catatan yang tertinggal.

Catatan yang menjadi saksi bahwa saya pernah berusaha meninggalkan manfaat.

Bukankah satu tulisan bisa menjangkau lebih dari seribu kepala? Bukankah tulisan mampu menyeberangi lautan, melintasi waktu, bahkan menjangkau dunia?

Yaa Allah, bimbinglah hamba. Ajarilah jari-jari ini lincah di atas keyboard laptop maupun telepon genggam hanya untuk menyampaikan kebenaran. Jadikan setiap huruf yang kutulis sebagai amal jariyah, bukan beban di akhirat.

Buku, Sebuah Mimpi yang Ingin Diwujudkan

Saya ingin memiliki karya berupa buku.

Bukan buku yang sekadar terpajang megah di rak toko, melainkan buku yang hidup di hati para pembacanya.

Saya ingin setiap halaman buku itu berisi potongan kisah hidup yang jujur. Tentang jatuh dan bangun. Tentang air mata yang berubah menjadi doa. Tentang seorang hamba kecil yang terus belajar mencintai Allah.

Saya berharap memiliki buku karena saya tidak bisa hidup seribu tahun untuk menyebarkan kebaikan. Maka biarlah buku itu yang melakukannya.

Biarlah ia berjalan dari rumah ke rumah, dari majelis ke majelis, hingga masuk ke hati yang mungkin sedang berada dalam kegelapan.

Saya bermimpi buku itu mampu membisikkan semangat kepada para pembacanya:

SMPM 5 Pucang SBY

“Kamu tidak sendiri. Bangkitlah!”

Yaa Allah, izinkan karyaku menjadi buku yang Engkau “baca” dengan ridha. Buku yang ketika ditutup di dunia akan dibuka kembali di surga sebagai saksi amal jariyah. Buku yang setelah dibaca mampu menggerakkan satu orang untuk menulis bukunya sendiri, lalu satu orang lagi, dan satu orang lagi, hingga kebaikan terus mengalir bahkan setelah aku tiada.

Mari Menulis Bersama

Bagi Anda yang membaca tulisan ini, boleh jadi merasakan hal yang sama.

Mungkin ada potensi dalam diri yang telah lama tertidur. Ada kata-kata yang ingin keluar, tetapi tak pernah dituliskan.

Jangan menunggu sempurna.

Jangan menunggu waktu luang yang mungkin tidak pernah datang.

Mulailah hari ini.

Tulislah satu kalimat, satu paragraf, atau satu kisah.

Sungguh, dunia membutuhkan lebih banyak suara yang mengajak kepada kebaikan. Siapa tahu, tulisan yang Anda buat hari ini menjadi cahaya bagi seseorang yang sedang berada dalam kegelapan.

Mari hidupkan pena kita, baik melalui laptop maupun telepon genggam. Mari berbagi manfaat kepada masyarakat luas. Mari meninggalkan jejak sebelum akhirnya kita pergi.

Doa Seorang Hamba

Yaa Allah, jadikan kami orang-orang yang menulis hanya untuk meraih ridha-Mu.

Semoga tulisan kami menjadi sarana yang menggerakkan diri kami dan orang lain untuk kembali kepada-Mu.

Bimbinglah kami, Yaa Allah.

Mudahkan segala urusan kami, Yaa Allah.

Tolonglah kami yang ingin memiliki karya tulis, sebuah buku yang tak pernah mati.

Revisi Oleh:
  • Satria - 30/05/2026 12:26
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu