Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tegalrejo kembali melaksanakan penyembelihan hewan Kurban pada Hari Raya iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Seperti tahun-tahun sebelumnya, Gedung Dakwah PRM Tegalrejo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, menjadi pusat pelaksanaan kegiatan tersebut.
Tahun ini, jumlah hewan Kurban yang dihimpun mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 terkumpul 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing, maka pada iduladha 2026 panitia berhasil menghimpun 8 ekor sapi.
Peningkatan jumlah hewan Kurban tersebut mendorong panitia melakukan sejumlah penyesuaian teknis agar proses penyembelihan hingga distribusi daging dapat berjalan lebih tertib, efektif, dan merata.
Salah satu program unggulan yang terus dijalankan PRM Tegalrejo adalah tabungan Kurban bagi jamaah.
Setiap pekan, jamaah dapat menyetorkan tabungan Kurban saat kajian rutin Ahad Malam Senin. Ketika dana telah mencukupi, jamaah dapat mencairkannya melalui bendahara Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Tegalrejo untuk pembelian hewan Kurban.
Program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi warga sekitar, tetapi juga terbuka bagi masyarakat dari luar daerah yang ingin menunaikan ibadah Kurban melalui PRM Tegalrejo.
Melalui sistem ini, jumlah peserta Kurban terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Kurban tahun sebelumnya, panitia tahun ini menerapkan sistem kerja yang lebih terstruktur.
PRM Tegalrejo membentuk panitia khusus yang bertugas mengatur proses penyembelihan, pemotongan, hingga distribusi daging secara lebih sistematis.
Setiap ekor sapi ditangani oleh seorang koordinator yang bertanggung jawab melakukan koordinasi dengan tim pemotongan dan tim distribusi daging.
Selain itu, personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) turut diterjunkan untuk membantu pengamanan dan kelancaran kegiatan selama proses penyembelihan berlangsung.
Untuk mendukung efektivitas kerja panitia, tahun ini tim dapur yang biasanya bertugas menyiapkan makan siang ditiadakan. Sebagai gantinya, panitia menyediakan nasi kotak siap santap sehingga seluruh relawan dapat lebih fokus pada proses pengelolaan dan distribusi daging Kurban.
Panitia memastikan seluruh daging Kurban tersalurkan kepada pihak yang berhak menerima, termasuk warga sekitar, kaum dhuafa, tokoh masyarakat, serta para asatidz di lingkungan setempat.
Dalam pembagiannya, setiap shohibul Kurban menerima sekitar 2 kilogram 400 gram daging sapi yang dikemas dalam 20 kantong.
Sementara itu, panitia, warga yang membantu proses penyembelihan, dan masyarakat sekitar menerima bagian sekitar 600 gram per orang.
Setelah seluruh proses pengemasan selesai, panitia langsung mendistribusikan daging Kurban ke rumah-rumah warga guna memastikan pembagian berlangsung cepat dan merata.
Pelaksanaan Kurban tahun ini menjadi salah satu bentuk kepedulian PRM Tegalrejo dalam menghadirkan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat sekitar.
Meskipun sistem teknis yang diterapkan masih tergolong baru, panitia bersyukur karena pelaksanaannya berjalan lebih efektif dibandingkan tahun sebelumnya.
Panitia juga menyadari bahwa sistem yang diterapkan masih memerlukan penyempurnaan. Namun, pengalaman tahun ini diharapkan dapat menjadi pedoman untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Kurban pada tahun-tahun mendatang.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, PRM Tegalrejo berharap seluruh jamaah dapat terus menjaga kekompakan demi mendukung kelancaran agenda Kurban setiap tahun.
Panitia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan membantu menyukseskan pelaksanaan Kurban tahun ini.





0 Tanggapan
Empty Comments