Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Shohibul Kurban Mugeb PS Belajar Berbagi Kebahagiaan Lewat Bakti Sosial di Banyuurip

Iklan Landscape Smamda
Shohibul Kurban Mugeb PS Belajar Berbagi Kebahagiaan Lewat Bakti Sosial di Banyuurip
Shohibul Kurban Mugeb PS Belajar Berbagi Kebahagiaan Lewat Bakti Sosial di Banyuurip
pwmu.co -

Meski kegiatan belajar mengajar (KBM) sedang diliburkan, suasana halaman depan dan lapangan timur SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb Primary School/Mugeb PS) tampak ramai pada Kamis (28/5/2026) pagi. Puluhan siswa dari berbagai jenjang kelas berkumpul mengenakan seragam olahraga dengan penuh semangat.

Mereka adalah para shohibul Kurban, yakni siswa yang menunaikan Kurban melalui sekolah dan mengikuti kegiatan bakti sosial (baksos) ke Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 2 Banyuurip.

Sebanyak 25 siswa mengikuti kegiatan tahunan tersebut. Antusiasme terlihat sejak awal keberangkatan.

“Us, kapan berangkatnya?” tanya Raditya Ahmad Hamizan, siswa kelas III Egypt dengan penuh semangat.

Sebelum berangkat, seluruh peserta dibariskan berdasarkan level kelas oleh Muhammad Fathoni, S.Pd., selaku Ketua Panitia Rangkaian Hari Raya iduladha 2026.

Kegiatan diawali dengan pengecekan kehadiran, doa pagi, serta doa perjalanan yang dipimpin oleh Septemdira Intan Sari Suprobowati, M.Pd.

Selanjutnya, siswa bersama guru pendamping menaiki bus yang telah disiapkan. Perjalanan menuju Banyuurip ditempuh sekitar satu jam. Sepanjang perjalanan, para siswa tampak menikmati kebersamaan dengan teman-teman mereka.

Setibanya di MIM 2 Banyuurip, rombongan disambut hangat oleh para guru dan siswa. Kegiatan pembukaan dilaksanakan di lapangan sekolah dengan dipandu Ghoniyul Ulum, S.S.

Kepala MIM 2 Banyuurip, Isnaini, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Mugeb PS untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial di sekolahnya.

“Semoga banyak manfaat yang nanti diterima, atau dirasakan oleh warga sekolah dan masyarakat sekitar…” ujarnya.

“… dan juga mohon maaf apabila dalam penyambutan, baik dari tempat ataupun hidangan, banyak sekali kekurangan, atau mungkin kurang berkenan di hari panjenengan, kami mohon maaf,” tambahnya.

Ia berharap kerja sama antara Mugeb PS dan MIM 2 Banyuurip dapat terus berlanjut melalui berbagai program lainnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Mugeb PS Bidang Ismuba, Nur Hamidah, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas sambutan yang diberikan.

“Alhamdulillah, kami dari Mugeb Primary School sangat bersyukur bisa diterima dengan baik di Mbois School (re: MIM 2 Banyuurip), dan mudah-mudahan sillaturahminya bisa terjalin terus,” ungkapnya.

Mida—sapaan akrab Nur Hamidah—juga menjelaskan bahwa setelah proses penyembelihan hewan Kurban, para siswa akan mengikuti kegiatan mini outbound.

“Jadi nanti setelah semua hewan qurbannya disembelih, anak-anak tidak akan ikut kegiatan selanjutnya (memotong dan mengemas daging qurban), tapi nanti akan ada outbond. Siapa yang suka outbond?” tanyanya yang disambut antusias para siswa.

Setelah acara pembukaan, proses penyembelihan hewan Kurban dimulai. Satu per satu sapi dan kambing disembelih sesuai syariat.

Sebagian besar siswa terlihat antusias menyaksikan proses tersebut. Namun beberapa siswa mengaku merasa takut.

SMPM 5 Pucang SBY

“Takut, Us,” jawab Fitri Anisah Rahmaniah, siswa kelas V Cut Nyak Dien saat ditanya.

Momen menarik terjadi ketika salah satu siswa memperhatikan gerakan tubuh sapi setelah disembelih.

“Us, itu sapinya kok kayak gerak lari-lari?” tanya Aishafa Nadira Syaheka, siswa kelas I Dahlia.

“Kalau dari cerita yang pernah didengar Ustadzah, itu adalah proses ruh sapinya berlari ke surga Allah,” jawab Septemdira Intan Sari Suprobowati, M.Pd.

Usai penyembelihan, kegiatan dilanjutkan dengan mini outbound di kawasan mangrove Banyuurip.

Sesampainya di lokasi, peserta diajak menyusuri area mangrove sebelum mengikuti berbagai permainan edukatif yang dipandu Asmaul Khusnah, S.Pd.I., dan Novia Qurrati A’yunina, S.Hum.

Permainan pertama adalah 7 Wow, permainan berhitung yang mengharuskan peserta mengganti angka tertentu dengan kata “wow”.

Tingkat kesulitan kemudian ditingkatkan dengan penggunaan angka 3, 5, dan 7. Peserta yang salah harus menjalani konsekuensi menyanyikan lagu Kepala, Pundak, Lutut, Kaki beserta gerakannya.

Permainan berikutnya adalah Mencari Teman, dilanjutkan permainan Maju-Mundur yang melatih konsentrasi dan kerja sama tim.

Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh gelak tawa.

Setelah outbound selesai, rombongan kembali ke MIM 2 Banyuurip untuk beristirahat dan makan siang bersama. Para siswa menikmati bakso sapi, sementara guru melaksanakan ramah tamah dan salat Zuhur berjamaah.

Agenda puncak kegiatan adalah distribusi daging Kurban kepada masyarakat sekitar sekolah.

Para siswa tampak bersemangat saat mengantarkan daging Kurban langsung ke rumah-rumah warga penerima manfaat.

“Daging qurban mantap!” celoteh Salsabila Aisyah Fitri, siswa kelas I Dahlia.

Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa. Mereka belajar bahwa ibadah Kurban bukan sekadar menyembelih hewan atau mengeluarkan sebagian harta, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan manfaat bagi sesama.

Perjalanan sehari penuh itu meninggalkan pelajaran penting tentang kepedulian sosial, kebersamaan, dan makna berbagi yang sesungguhnya.

Revisi Oleh:
  • Satria - 30/05/2026 12:33
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu