Masuk ke SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik Jawa Timur pandangan langsung tertuju ke bangunan berkawat berbentuk trapesium yang berada di sebrang kantor sekolah alam ini. Sebuah Aviari seluas 40,8 m² dibangun untuk menambah fasilitas sekolah. Seperti yang disampaikan bendahara bagian Dikdasmen dan PNF Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kedanyang H. Mustaqi.
“Penggagas awal adalah ketua Dikdasmen Supriyono Imam Sampurno, guna melengkapi sarana prasarana sekolah alam,” ujarnya saat dihubungi sedang berada di Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (9/8/2026) .
Mustaqim menambahkan, posisi tempat yang dipilih memanfaatkan ruang yang bisa dilihat langsung pada saat memasuki halaman sekolah. Di dalam Aviari sudah tumbuh pohon pule dan pohon belimbing yang dapat menambah keindahan kandang besar ini.
Saat ini aviari ini diisi aneka burung, kandang sang satwa mini zoo Almadany, momon (monyet ekor panjang) dan kandang luwak.
“Keduanya dimasukkan ke aviari untuk keamanan bagi pengunjung, terutama momon yang bertingkah jika merasa terganggu,” imbuhnya.
Nantinya Mustaqim berharap aviari akan diisi burung-burung yang dapat menarik perhatian yang melihatnya, saat ini baru tersedia beberapa burung puter satu burung jalak hitam dan 3 ekor ayam mutiara. Ia berharap ada yang berniat menyumbang jenis burung burung yang bagus dan menarik.
Aviari Berada di tengah Sekolah Alam
Bangunan aviari yang berbentuk trapesium ini memisahkan dua bangunan sekolah. Di timur ada gedung H. Amanullah Adnan dan di sisi barat terdapat gedung Banun Mansur. Aviari ini memiliki sisi alas yang sejajar panjangnya 7 m, 6,6 m , dan tingginya 6,2 m. Sedang tinggi bangunan 6 meter.
Di SD Almadany selain ada aviari, bangunan mini zoo baru adalah kandang kelinci berukuran 6 x 2 meter. Dengan demikian mini zoo sekolah alam ini telah memiliki koleksi satwa monyet ekor panjang, kelinci, marmut, ayam mutiara, ayam petelur dan pedaging, burung jalak hitam, burung puter, burung dara, iguana, ikan lele, ikan mas, kura-kura dan ayam hias.
Kepala SD Almadany Lilik Isnawati S.Pd., M.Pd., berharap mini zoo sekolah ini semakin menguatkan konsep belajar langsung dari alam. Melibatkan siswa sepenuhnya (partisipatif: Siswa ikut merawat, meneliti, mengamati dan mengelola), dan belajar lewat pengalaman nyata. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments