Rasa bangga sekaligus haru dirasakan keluarga besar SD Muhammadiyah 9 (SD Mulan) Jalen, Genteng, Banyuwangi, saat dipercaya menjadi tuan rumah cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) dalam ajang Olympiad of Art, Sport, Islamicness and Science Muhammadiyah (OASISMU) 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi. OASISMU 2026 berlangsung selama sepekan, Senin–Sabtu (5–10/10/2026), di wilayah PCM Genteng dengan pusat kegiatan di SMK Muda Genteng.
Ajang ini diikuti siswa perguruan Muhammadiyah se-Kabupaten Banyuwangi dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Beragam cabang diperlombakan, mulai olahraga seperti panahan, basket, dan catur; keagamaan seperti wudhu, azan, shalat, dan MHQ; seni seperti baca puisi dan teater; hingga bidang sains, di antaranya Olimpiade Biologi, Ekonomi, dan Bahasa Inggris.
Bangga Melihat Sekolah Dipadati Peserta
Untuk mendukung kelancaran kegiatan dan mengakomodasi banyaknya peserta, perlombaan dibagi di sejumlah lokasi. Wilayah timur berpusat di SMK Muda Genteng, wilayah utara di SMK Muhi Genteng, wilayah selatan di SMA Muha Genteng, sedangkan wilayah barat ditempatkan di SD Mulan Jalen dengan cabang lomba yang berbeda.
Sejak pukul 06.00 WIB, sejumlah kendaraan berlogo sekolah Muhammadiyah mulai memadati halaman SD Mulan. Ratusan peserta dari berbagai jenjang berdatangan bersama guru pendamping dan orang tua.
Kepala SD Mulan Jalen, Umi Rosyidah, M.Pd., mengaku sempat tidak percaya melihat ramainya peserta yang datang ke sekolahnya.
“Awalnya kami seolah tidak percaya melihat mobil yang begitu banyak menurunkan penumpang dengan seragam sekolah Muhammadiyah dari siswa-siswi jenjang SD sampai jenjang SMA menuju halaman sekolah kami,” ujarnya.
Beberapa saat kemudian, Umi menyadari bahwa sekolahnya menjadi lokasi pelaksanaan MHQ OASISMU 2026. Perasaan bangga sekaligus haru pun muncul karena SD Mulan dipercaya menjadi bagian penting dalam ajang tersebut.
Diikuti Puluhan Peserta
Guru SD Mulan sekaligus panitia tuan rumah, Nur Shoimah, S.Ag., menjelaskan, cabang MHQ diikuti 24 peserta jenjang SD, 21 peserta jenjang SMP, dan 18 peserta jenjang SMA.
Untuk jenjang SD, materi lomba berupa hafalan surat Al-Ghasyiyah hingga An-Nas. Peserta SMP mengikuti lomba hafalan Juz 30, sedangkan peserta SMA menghafalkan Juz 30 ditambah satu juz atau surat pilihan dari juz lainnya.
Menurut Shoimah, dipercaya menjadi tuan rumah memberikan pengalaman sekaligus peluang bagi SD Mulan untuk terus berkembang.
“Dengan ditempati ajang lomba seperti ini, semoga memotivasi kami dalam meningkatkan semangat berinovasi untuk kemajuan sekolah. Yang tidak kalah penting, ajang ini menjadi promosi kepada warga masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Bagi SD Mulan, pelaksanaan MHQ OASISMU 2026 bukan sekadar menjadi tuan rumah perlombaan. Kehadiran ratusan peserta, guru, dan orang tua menjadi pengalaman berharga sekaligus momentum untuk memperkenalkan sekolah kepada masyarakat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments