Suasana malam di SD Muhammadiyah Manyar Gresik tampak berbeda pada Jumat (7/8/2026). Sebanyak 96 siswa kelas VI datang membawa perlengkapan menginap. Namun, mereka bukan sekadar bermalam di sekolah. Malam itu menjadi awal perjalanan panjang untuk belajar lebih giat, memperkuat ibadah, sekaligus menumbuhkan kemandirian melalui kegiatan BBQ (Bimbingan Belajar dan Qiyamul Lail).
Kegiatan BBQ perdana Tahun Ajaran 2026–2027 berlangsung hingga Sabtu (8/8/2026). Program yang telah menjadi agenda unggulan sejak awal berdirinya SD Muhammadiyah Manyar tersebut dirancang untuk memadukan penguatan akademik dengan pembinaan spiritual dan karakter siswa kelas VI.
Kegiatan dimulai pukul 18.00 WIB. Para siswa datang dengan membawa perlengkapan menginap dan buku pelajaran Bahasa Indonesia. Mata pelajaran tersebut menjadi materi pertama dalam rangkaian bimbingan belajar BBQ tahun ini.
Menariknya, pembagian kelompok belajar tidak dilakukan secara acak. Siswa ditempatkan berdasarkan hasil pretest yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dengan demikian, pendampingan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan akademik masing-masing siswa.
Bagi para siswa, kegiatan tersebut menghadirkan suasana belajar yang berbeda. Selain mendapatkan pendalaman materi, mereka juga memperoleh pengalaman menginap bersama teman-teman di lingkungan sekolah.
Salah satu peserta, Aisyah Nareswari Oktania, siswa kelas VI Abraj Al Bait, mengaku antusias mengikuti Barbeque perdana.
“Sangat menyenangkan karena kita bisa belajar banyak hal baru yang kita dapatkan dari kegiatan BBQ,” ungkap Aisyah.
Belajar dengan Suasana Menyenangkan
Setelah melaksanakan salat Isya berjamaah, siswa mengikuti bimbingan belajar selama kurang lebih satu setengah jam bersama ustaz dan ustazah pendamping. Pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi langkah awal untuk mempersiapkan siswa menghadapi berbagai tantangan akademik di kelas VI.
Koordinator Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Ustazah Eka Yunita Rakhmawati, S.Hum., berharap kegiatan BBQ tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.
“Semoga kegiatan BBQ dapat terus dilaksanakan dengan suasana yang menyenangkan dan penuh kebersamaan. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya membantu mereka dalam belajar, tetapi juga membuat mereka semakin dekat kepada Allah, lebih disiplin, dan memiliki kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Usai belajar, siswa mendapatkan motivasi dari Ustaz Yudi dengan tema “Semangat Belajar, Raih Impian.” Para siswa diajak memahami bahwa cita-cita tidak cukup hanya dengan keinginan. Dibutuhkan semangat belajar, usaha, doa, kedisiplinan, dan kedekatan kepada Allah Swt.
Pesan tersebut menjadi bekal sebelum siswa beristirahat. Malam yang biasanya dihabiskan di rumah bersama keluarga, kali ini mereka lalui bersama teman dan pendamping di sekolah.
Bangun 03.30 WIB, Lanjut Qiyamul Lail
Ketika sebagian besar orang masih terlelap, suasana SD Muhammadiyah Manyar kembali hidup. Tepat pukul 03.30 WIB, para siswa dibangunkan untuk melaksanakan Qiyamul Lail bersama di aula sekolah.
Dengan suasana yang lebih tenang dan khusyuk, siswa mengikuti rangkaian ibadah malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari Barbeque karena sekolah ingin menanamkan kebiasaan mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah sejak dini.
Sambil menunggu waktu Subuh, siswa melanjutkan kegiatan dengan murojaah Al-Qur’an bersama. Setelah itu, mereka berjalan menuju Masjid At-Taqwa Pongangan Indah untuk menunaikan salat Subuh berjamaah sekaligus mengikuti kajian Subuh.
Rangkaian tersebut membuat BBQ tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Siswa juga diajak mengalami secara langsung bagaimana belajar, beribadah, dan membangun kebiasaan positif dapat berjalan beriringan.
Belajar Mandiri hingga Merapikan Asrama
Setelah kembali ke sekolah, kegiatan dilanjutkan dengan murojaah bersama di dining room. Siswa kemudian bersiap mengakhiri rangkaian BBQ perdana. Namun, ada satu pembiasaan sederhana yang tidak dilewatkan. Sebelum pulang, siswa diminta merapikan kembali asrama yang telah digunakan untuk bermalam.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter. Siswa belajar bertanggung jawab terhadap ruang yang digunakan, menjaga kebersihan, serta membiasakan diri untuk tidak meninggalkan pekerjaan sebelum menyelesaikannya.
BBQ akhirnya bukan hanya tentang berapa banyak materi pelajaran yang berhasil dipahami. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar menjadi pribadi yang lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan dekat dengan Allah.
Program yang rutin dilaksanakan di jenjang kelas VI sejak awal berdirinya SD Muhammadiyah Manyar ini diharapkan menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi berbagai asesmen dan tantangan akademik di tahun terakhir sekolah dasar.
Bagi siswa kelas VI, BBQ juga menjadi cerita yang akan mereka bawa dalam perjalanan menuju akhir masa sekolah dasar. Di antara buku pelajaran, lantunan ayat Al-Qur’an, salat malam, tawa bersama teman, dan pengalaman bermalam di sekolah, mereka sedang menata satu demi satu langkah menuju cita-cita.
Belajar untuk meraih prestasi, beribadah untuk mendekat kepada Ilahi, dan bertumbuh bersama untuk menjadi generasi yang berkarakter. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments