Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bikin Bangga Orang Tua, Siswa MI Muga Uji Hafalan Quran hingga Juz 29

Iklan Landscape Smamda
Bikin Bangga Orang Tua, Siswa MI Muga Uji Hafalan Quran hingga Juz 29
Para Siswa MI MUGA Sukodadi Uji Hafalan Quran hingga Juz 29. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Memasuki akhir tahun ajaran, MI Muhammadiyah (MIM) 03 Karangrejo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan kembali mengadakan agenda tahunan untuk menguji capaian target siswanya.

Selama tiga hari, terhitung sejak Rabu hingga Jumat (10–12/6/2026), madrasah yang akrab disapa MI Muga ini menggelar Munaqosyah Tahfidz al-Quran.

​Setiap siswa dari kelas satu hingga kelas lima mengikuti kegiatan yang diselenggarakan di Masjid At-Taqwa. Jadwal ujian dibagi secara bergiliran untuk setiap jenjang kelas agar prosesnya lancar.

​Suasana di dalam masjid tampak berbeda dari biasanya karena dipenuhi oleh para orang tua siswa yang datang untuk mendampingi dan mendengarkan langsung putra-putrinya diuji. Selain orang tua, hadir juga Kepala Madrasah, para wali kelas, serta tim penguji tahfidz yang kompeten.

​Ujian dilakukan langsung di depan mimbar. Siswa akan maju untuk mengambil lintingan kertas undian setelah nama mereka dipanggil. Setiap siswa harus melantunkan dua surat: satu surat panjang dan satu surat pendek.

​Secara umum, target hafalan wajib yang diujikan pada munaqosyah kali ini adalah Juz 30. Namun menariknya, ada beberapa siswa yang justru penampilannya melampaui target tingkatan kelasnya. Mereka dengan lancar melantunkan hafalan dari Juz 29 di hadapan para penguji.

​Dalam kesempatan tersebut,  Kepala MIM 03 Karangrejo, Munib mengingatkan para orang tua bahwa peran rumah sangat penting dalam menjaga anak-anak menghafal al-Quran.

SMPM 5 Pucang SBY

“Menghafal al-Quran tidak dapat dicapai hanya dengan bertemu secara langsung di sekolah. Agar hafalannya kuat dan tidak mudah hilang, lingkungan rumah harus membantu dan membiasakan mereka. Saat memberi sambutan, dia mengatakan bahwa sinergi antara guru dan orang tua di rumah inilah yang menjadi kunci utama” pesannya saat memberi sambutan.

​Senada dengan hal itu, salah satu guru, Putri Chiska juga memberikan nasihat melalui sebuah perumpamaan yang menyentuh hati para hadirin.

​”Hafalan al-Quran itu ibarat tanaman. Kalau sudah kita tanam tapi tidak pernah disiram secara rutin, lama-kelamaan dia pasti akan layu dan mati. Begitu juga dengan ayat-ayat yang sudah dihafal anak-anak. Jika tidak sering di-murajaah atau diulang kembali di rumah, hafalan itu pelan-pelan akan hilang dari ingatan,” ungkapnya.

​Pelaksanaan munaqosyah selama tiga hari ini berjalan dengan lancar dan khidmat. Pihak madrasah berharap, lewat evaluasi rutin seperti ini, semangat siswa-siswi MI Muga untuk terus menjaga dan menambah hafalan al-Quran mereka tetap terjaga hingga jenjang pendidikan berikutnya.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 13/06/2026 14:16
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu