Dua pekan mengikuti English Camp di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri, memberikan pengalaman baru bagi siswa kelas XI MICO SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita). Selain belajar bahasa Inggris, mereka juga berlatih mandiri, menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, dan mengatur kebiasaan sehari-hari.
Pengalaman tersebut dirasakan Aji Wiranaga Hidayat, Rakha Al Hafidz, dan Chantika Zarin. Ketiganya menceritakan pengalaman selama mengikuti program English Camp dalam wawancara pada Senin (12/10/2026) malam.
Bagi Aji, kegiatan ini membawa perubahan dalam penggunaan waktu sehari-hari. Jika sebelumnya lebih banyak menghabiskan waktu dengan menggulir layar ponsel, kini ia lebih sering memanfaatkan waktu untuk beraktivitas di mushala.
“Banyak yang berubah. Dari yang biasanya banyak screen time, scroll-scroll, sekarang jadi lebih banyak menghabiskan waktu di mushala,” tuturnya.
Perubahan juga dirasakan dalam kebiasaan makan. Menurutnya, siswa perlu menyesuaikan diri dengan porsi yang tersedia karena makanan harus dibagi bersama peserta lainnya. Meski demikian, kebutuhan makan selama kegiatan dinilainya cukup terpenuhi.
Menambah Kosakata dan Belajar Pengucapan
Selain perubahan kebiasaan, English Camp memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperkaya kemampuan berbahasa Inggris.
Aji mengungkapkan, selama mengikuti pembelajaran, ia memperoleh tambahan kosakata atau vocabulary. Ia juga belajar cara mengucapkan kata-kata dalam bahasa Inggris dengan lebih tepat.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari proses belajar di Kampung Inggris. Siswa tidak hanya memperoleh materi di kelas, tetapi juga berkesempatan mengenal penggunaan bahasa Inggris melalui berbagai kegiatan.
Ia juga memberikan kesan positif terhadap para pengajar. Menurutnya, guru-guru di tempat kursus menyampaikan materi dengan menyenangkan, sabar, dan ramah kepada peserta.
Suasana belajar yang nyaman membuat siswa lebih leluasa mengikuti kegiatan. Mereka dapat mempelajari materi baru sekaligus berinteraksi dengan teman-teman dan pengajar dalam lingkungan yang berbeda dari sekolah.
Belajar Hal Baru di Afternoon Club
Pengalaman serupa dirasakan Chantika Zarin. Ia mengaku senang mengikuti English Camp karena memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru.
Sebelum mengikuti kegiatan di Pare, Chantika pernah tinggal jauh dari orang tua selama sembilan hari ketika masih SMP. Namun, pengalaman dua pekan di Kampung Inggris memberinya kesempatan kembali untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.
“Seru, karena kita belajar banyak hal baru,” ungkapnya.
Salah satu kegiatan yang berkesan baginya adalah Afternoon Club. Dalam kegiatan tersebut, ia mempelajari kosakata baru atau vocabulary. Ia juga menyebut pembelajaran di Mr. Bob yang memperkenalkannya pada linking words, yakni kata atau ungkapan penghubung yang digunakan untuk menyambungkan gagasan dalam kalimat maupun percakapan.
Materi tersebut menambah pengetahuan Chantika tentang penggunaan bahasa Inggris. Pembelajaran yang dikemas melalui kegiatan berbeda juga membuat pengalaman belajar terasa lebih menyenangkan.
Pengalaman Tinggal Jauh dari Orang Tua
Mengikuti kegiatan selama dua pekan di luar rumah tentu membutuhkan penyesuaian. Siswa harus terbiasa menjalani rutinitas bersama teman-teman sekaligus mengelola kebutuhan sehari-hari secara lebih mandiri.
Kerinduan terhadap keluarga pun menjadi bagian dari pengalaman tersebut. Komunikasi melalui panggilan video menjadi salah satu cara untuk melepas rindu ketika jauh dari orang tua.
Pengalaman tinggal di lingkungan baru juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenali kemampuan diri, membangun kebersamaan, dan belajar menyesuaikan diri dengan situasi yang berbeda.
Bagi Aji, Rakha, dan Chantika, English Camp bukan sekadar kegiatan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Program ini juga menjadi pengalaman belajar di luar kelas yang mempertemukan pembelajaran, kemandirian, dan kehidupan bersama teman sebaya.
Dua pekan di Kampung Inggris pun memberikan cerita tersendiri bagi mereka. Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk terus belajar, baik dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris maupun dalam menjalani kehidupan sehari-hari. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments