Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Bulan Bahasa SMKN 10 Surabaya Libatkan Mahasiswa PPL PPG Umsura

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Bulan Bahasa SMKN 10 Surabaya Libatkan Mahasiswa PPL PPG Umsura
Dok: Erlin
pwmu.co -

Lomba pewara, membaca puisi, mendongeng, menulis puisi, dan pentigraf menjadi rangkaian kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra di SMK Negeri 10 Surabaya pada 6–7 Oktober 2026. Melalui lima cabang lomba tersebut, siswa dari berbagai kelas dan jurusan mendapat kesempatan untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mengasah keterampilan berbahasa Indonesia.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMKN 10 Surabaya bersama mahasiswa PPL PPG Calon Guru 2026 Universitas Muhammadiyah Surabaya. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan gagasan, membangun kepercayaan diri, dan mengenal kekayaan budaya melalui bahasa serta sastra.

Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMKN 10 Surabaya, Luluk Rohmawati, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada para guru, panitia, dan mahasiswa yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan rangkaian lomba, mulai dari keterampilan berbicara di depan umum hingga menghasilkan karya sastra.

Rangkaian perlombaan dimulai pada Selasa (6/10/2026) melalui lomba mendongeng di ruang pertemuan. Sebanyak 16 peserta dari perwakilan kelas X dan XI membawakan cerita bertema budaya daerah.

Para peserta mengenakan kostum yang sesuai dengan cerita masing-masing. Mereka berusaha menghidupkan kisah melalui ekspresi, intonasi, penghayatan, dan teknik bercerita. Setiap peserta mendapat waktu maksimal 10 menit untuk tampil di hadapan dua orang juri.

Dari seluruh peserta, tiga finalis terpilih untuk mengikuti babak final pada Rabu (7/10/2026). Babak puncak tersebut berlangsung bersamaan dengan final lomba membaca puisi dalam kegiatan Bulan Bahasa bersama ANTV.

Lomba membaca puisi diikuti 48 peserta. Setelah melalui tahapan seleksi, 10 peserta terbaik melaju ke tahap berikutnya hingga terpilih tiga finalis. Mereka kemudian tampil pada babak final dengan menunjukkan kemampuan artikulasi, intonasi, ekspresi, dan penghayatan dalam menyampaikan pesan puisi.

Antusiasme siswa juga terlihat dalam lomba menulis puisi yang berlangsung di Perpustakaan SMKN 10 Surabaya. Sebanyak 48 peserta menuangkan gagasan, perasaan, dan imajinasi mereka ke dalam karya puisi.

Para peserta ditantang memilih kata dan menyusun larik untuk menyampaikan pesan serta menghadirkan makna. Karya-karya tersebut kemudian dinilai oleh dua orang juri untuk menentukan tiga peserta terbaik.

Pada Rabu (7/10/2026), lomba pewara dan pentigraf turut memeriahkan kegiatan. Lomba pewara yang berlangsung di ruang pertemuan diikuti 48 peserta perwakilan kelas.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Dalam perlombaan ini, siswa mempraktikkan kemampuan memandu acara formal maupun nonformal. Penilaian mencakup penguasaan bahasa, artikulasi, intonasi, sikap, dan kepercayaan diri. Dua orang juri kemudian menetapkan tiga peserta terbaik.

Sementara itu, lomba pentigraf digelar di ruang kelas Tanjung 3 dengan melibatkan 48 peserta. Pentigraf merupakan cerita pendek yang disajikan dalam tiga paragraf. Peserta ditantang menyusun cerita secara ringkas, padat, dan menarik dengan tetap memperhatikan ketepatan penggunaan bahasa Indonesia.

Melalui lomba tersebut, siswa berlatih membangun alur secara efektif, memilih kata dengan cermat, dan menghasilkan cerita yang meninggalkan kesan bagi pembaca. Dua orang juri bertugas menilai karya peserta untuk menentukan hasil terbaik.

Kelancaran kegiatan tidak terlepas dari kolaborasi tim MGMP Bahasa Indonesia dan mahasiswa PPL PPG Calon Guru Universitas Muhammadiyah Surabaya. Para mahasiswa terlibat dalam penyusunan daftar peserta, rekapitulasi nilai, koordinasi, dokumentasi, hingga pendampingan pelaksanaan lomba di sejumlah lokasi.

Dosen PPL PPG Universitas Muhammadiyah Surabaya, Dr. R. Panji Hermoyo, M.Pd., mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sekolah memberikan pengalaman langsung untuk menerapkan kompetensi yang telah dipelajari.

“Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa PPL untuk menerapkan keterampilan pedagogis, berkomunikasi, bekerja sama, mengelola kegiatan, sekaligus mendampingi siswa dalam mengembangkan potensi bahasa dan sastra. Pengalaman tersebut diharapkan memperkuat kesiapan mahasiswa sebagai calon guru yang profesional, kreatif, dan mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual,” ujarnya.

Keterlibatan dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan berorganisasi dan berkomunikasi di lingkungan pendidikan. Sementara itu, siswa memperoleh ruang untuk mengenali potensi diri, berani tampil di depan umum, serta mengembangkan kreativitas melalui berbagai bentuk ekspresi bahasa dan sastra.

Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra di SMKN 10 Surabaya tidak hanya menghadirkan kompetisi antarsiswa, tetapi juga menjadi ruang apresiasi terhadap bahasa Indonesia dan kekayaan budaya Nusantara. Melalui kegiatan ini, semangat berbahasa, berkarya, dan melestarikan budaya diharapkan terus tumbuh dalam keseharian siswa. (Erlin)

Revisi Oleh:
  • Satria - 14/10/2026 20:56
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu