Peserta Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) Batch 3 melakukan kunjungan lapangan ke Masjid Baiturrahim Bulubrangsi, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bulubrangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Sabtu (20/6/2026) pagi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran lapangan bagi para peserta AM3 untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan dan pemakmuran masjid yang telah dijalankan oleh warga Muhammadiyah di tingkat ranting.
Sebanyak 80 peserta dari 16 masjid Muhammadiyah di berbagai daerah di Jawa Timur berangkat dari Masjid Asy-Syifa Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) sekitar pukul 07.00 WIB. Rombongan tiba di Bulubrangsi sekitar pukul 08.00 WIB dan disambut hangat oleh jajaran takmir serta pengurus PRM Bulubrangsi.
Ketua PRM Bulubrangsi, Fauzul Khotim, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Masjid Baiturrahim sebagai lokasi kunjungan lapangan peserta AM3 Batch 3.
“Kami keluarga besar Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bulubrangsi mengucapkan terima kasih atas kunjungan peserta Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah Batch 3. Selamat datang di Masjid Baiturrahim Bulubrangsi,” ujarnya.
Fauzul berharap para peserta dapat mengambil manfaat dari berbagai materi dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti akademi, kemudian menerapkannya di masjid masing-masing setelah kembali ke daerah asal.
“Harapan kami, setelah mengikuti pembinaan ini, bapak-bapak bisa langsung mempraktikkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk memakmurkan masjid di tempat masing-masing,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan Masjid Baiturrahim Bulubrangsi bukanlah hasil kerja instan, melainkan proses panjang yang dijalani bersama warga dan jamaah. Karena itu, menurutnya, seluruh pengelola masjid perlu terus belajar dan saling berbagi pengalaman.
“Kita semua masih belajar bersama. Yang terpenting adalah semangat untuk memakmurkan masjid dan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat. Mudah-mudahan masjid-masjid Muhammadiyah di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, semakin makmur dan mampu memakmurkan jamaahnya,” tuturnya.
Selain berdialog dan melihat berbagai program yang dijalankan Masjid Baiturrahim, peserta juga mengikuti kegiatan penanaman sayuran di lingkungan masjid sebagai bentuk penguatan program ketahanan pangan berbasis masjid.
Suasana keakraban semakin terasa saat seluruh peserta, panitia, dan pengurus Muhammadiyah Bulubrangsi mengikuti makan bersama. Tuan rumah menyuguhkan berbagai kuliner khas, di antaranya soto, rawon, serta minuman segar siwalan yang menjadi ciri khas wilayah pesisir utara Lamongan.
Kunjungan lapangan ini tidak hanya menjadi sarana belajar bagi para peserta AM3, tetapi juga mempererat silaturahmi antar pengelola masjid Muhammadiyah dari berbagai daerah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments