Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Delegasi SD Muhammadiyah 2 Denpasar Raih Gold Medal Robotik Internasional di Malaysia 2026

Iklan Landscape Smamda
Delegasi SD Muhammadiyah 2 Denpasar Raih Gold Medal Robotik Internasional di Malaysia 2026
Tim robotik SD Muhammadiyah 2 Denpasar saat menerima Gold Medal dalam World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026, Selasa (19/05/2026). (Edy Saputra/PWMU.CO).
pwmu.co -

Delegasi SD Muhammadiyah 2 Denpasar kembali mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional. Tim robotik sekolah tersebut berhasil meraih Gold Medal atau juara pertama bidang lingkungan jenjang Elementary School.

Prestasi tersebut diraih dalam ajang bergengsi World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 pada Senin-Selasa (18–19/05/2026) di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia.

Kegiatan ini terhelat bersamaan dengan pameran International Invention, Innovation, Technology Competition & Exhibition (ITEX) 2026.

Prestasi membanggakan tersebut diraih oleh tim robotik sekolah bernama NRJR yang terdiri atas enam siswa. Yaitu Damar M. Yasa, Tristan R. P. Ferdhiyan, Athallah Zafran B., Arsyila J. Ramadhani, Dihya A. Musdian, dan Malayeka L. Samiya.

Inovasi Berbasis IoT

Mereka tampil membawa inovasi di bidang lingkungan berupa stasiun cuaca mini berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi sensor pendeteksi banjir untuk mitigasi bencana alam.

Inovasi tersebut lahir dari kepedulian para siswa terhadap kondisi lingkungan di Kota Denpasar yang belakangan ini kerap mengalami banjir.

Berangkat dari permasalahan nyata di sekitar mereka, para siswa terdorong menciptakan alat yang dapat membantu memberikan peringatan dini terhadap potensi banjir sekaligus memantau kondisi cuaca secara sederhana namun efektif.

Ajang WYIE sendiri merupakan platform kompetisi dan pameran inovasi berskala internasional yang bertujuan mendorong kreativitas, riset, dan kemampuan berpikir kritis generasi muda di bidang sains dan teknologi.

Dalam kompetisi tersebut, karya para siswa SD Muhammadiyah 2 Denpasar mampu menarik perhatian dewan juri hingga akhirnya berhasil meraih penghargaan tertinggi pada kategori lingkungan tingkat sekolah dasar.

Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Pembina robotik sekolah, Edy Saputra ST menjelaskan bahwa para siswa telah menjalani latihan intensif selama kurang lebih empat bulan sebelum keberangkatan ke Malaysia.

Mereka terlebih dahulu melewati proses seleksi ketat dengan bersaing bersama 98 peserta ekstrakurikuler robotik lainnya di sekolah.

“Pada tahap awal, anak-anak mencari ide inovasi secara mandiri. Saat merealisasikan prototipe pertama, mereka menggunakan bahan seadanya yang tersedia di sekolah” tutur Eddy.

SMPM 5 Pucang SBY

“Seluruh proses, mulai perakitan hingga pemrograman, dilakukan di perpustakaan sekolah sampai akhirnya lahirlah alat inovasi seperti sekarang ini” jelasnya.

Ia mengaku bangga atas semangat belajar dan kerja keras para siswa. “Alhamdulillah, saya merasa bangga dan puas atas prestasi yang diraih anak-anak ini. Mereka belajar dengan tekun dan serius hingga menorehkan prestasi luar biasa di kancah internasional” ungkapnya penuh syukur.

Pesan Inspiratif Kepala Sekolah

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 2 Denpasar, Parhan SPd sebelumnya juga memberikan pesan inspiratif saat melepas keberangkatan tim menuju Malaysia.

“Berkompetisilah dengan sportif dan semangat juang tinggi. Jaga nama baik Muhammadiyah di kancah internasional. Apa pun hasilnya, kalah atau menang itu biasa” terang Farhan.

“Menang adalah bonus. Yang terpenting adalah proses belajar karena calon-calon engineer robotic dan AI ataupun calon dokter masa depan dimulai dari belajar dengan sungguh-sungguh” pesannya.

Setelah menerima kabar kemenangan tim robotik, pihak sekolah kembali menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh anggota tim serta pembina.

“Alhamdulillah, selamat untuk tim Mr. Edy. Perwakilan sekolah kita berhasil meraih Gold Medal. Semoga prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi anak-anak untuk terus belajar robotik dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi” ujar Parhan.

Usai meraih prestasi di Malaysia, tim NRJR kini mulai bersiap menghadapi kompetisi internasional berikutnya yang rencananya berlangsung di Thailand pada awal tahun 2027.

Mereka berkomitmen untuk terus mengembangkan fitur alat inovasi yang telah dibuat sekaligus menyempurnakan berbagai kekurangan yang masih ada.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 21/05/2026 02:14
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡