Segenap siswa-siswi sekolah kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya menggelar sejumlah agenda pembelajaran idul adha di lingkungan sekolah setempat, Rabu (20/05/2026).
Agenda tersebut sengaja terlaksana untuk memperkenalkan seluruh siswa-siswinya terkait kegiatan-kegiatan pada momen idul adha yang merupakan hari besar umat Islam tersebut.
Siswa-siswi mendapatkan pengalaman mengumandangkan takbir idul adha bersama-sama, melaksanakan simulasi khutbah, serta shalat idul adha dengan rincian takbir sebanyak 7 kali di rakaat pertama dan 5 kali di rakaat kedua.
Selanjutnya yaitu pembelajaran materi syariat berkurban. Terkait isi pembelajaran kelas kecil, ustadz Farid menjelaskan sejumlah hal penting tentang asal usul diperintahkannya berkurban. Ia menjelaskan bahwa ada kisah dibalik perintah qurban tersebut.
Kisah Nabi Ibrahim
Dikisahkan nabi Ibrahim merupakan nabi yang sangat baik dan taat kepada Allah. Dari ketaatan itu, tidak heran dia termasuk jajaran 5 nabi yang tergolong ulul azmi. Di mana masing-masing nabi terpilih memiliki keteguhan juga kesabaran yang luar biasa terutama saat menyampaikan risalah.
Nabi ibrahim memiliki seorang anak bernama Ismail yang selanjutnya dia pun menjadi seorang nabi. Dia juga taat mengikuti tauhid ajaran abinya pun dia seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya.
Suatu hari nabi Ibrahim bermimpi bahwa Allah meyuruhnya menyembelih anaknya bernama Ismail. Tujuannya adalah untuk menguji nabi Ibrahim seberapa besar taatnya kepada Allah SWT.
Ibrahim pun memberitahukan kabar tersebut kepada Ismail dan ia pun tidak ada perasaan takut walau sedikit pun.
Ia justru ridha dan ikhlas walau pun hendak disembelih karena itu merupakan perintah dari Allah melalui berita dari abinya tersebut.
Singkat cerita, saat nabi Ibrahim hendak menyembelih anaknya, Ismail, kemudian diselamatkan oleh Allah dan menggantinya dengan domba jantan yang besar dan gemuk dari surga.
“Pesan pada masa itu adalah zaman nabi ibrahim mengorbankan domba dari surga sebagai bukti cinta dan taat kepada Allah. Sementara zaman kita sekarang untuk terus mengikuti jejak ketaatan nabi Ibrahim” jelas ustadz Farid.
Perintah Berkurban dalam Al-Quran
Di samping itu, Ustadz Farid juga mengaitkan perintah berkurban yang sesuai dalam al quran surat Al Kautsar tepatnya ayat kedua yaitu “Fasholli lirabbika wanhar yang artinya, maka shalatlah karena tuhanmu dan berkurbanlah.
Untuk merefleksi penyampaian materi, ustadz Farid menanyakan sejumlah pertanyaan, “Kenapa kita berkurban?” tanyanya.
“Bukti sayang kepada Allah, belajar berbagi kebahagiaan kepada saudara, tetangga, dan orang yang membutuhkan” jawab siswa yang bervariasi.
“Siapa dua tokoh hebat dari cerita tadi?” lanjut ustadz Farid bertanya.
“Nabi Ibrahim dan Ismail” saut siswa dengan antusias.
“Hewan apa yg dikirim dari surga sebagai pengganti?” lanjut pertanyaan.
“Domba jantan yang gemuk yang besar dan gemuk dari surga” jawab para siswa dengan antusias.
Demikian seterusnya pertanyaan dilontarkan dan dijawab dengan penuh antusias di masjid mas Mansyur tersebut.
Kegiatan pun berakhir dengan memperkenalkan organ atau bagian-bagian hewan kurban menggunakan media dari kambing yang sudah dipotong dan ditutup do’a. Sementara untuk kelas besar menyaksikan langsung proses memotong kambing tang berlokasi di halaman sekolah.





0 Tanggapan
Empty Comments