Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) kembali menambah doktor baru. Muhammad Zainuddin Fathoni, dosen Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik UMG, berhasil menyelesaikan pendidikan doktor di Program Studi Doktor Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM).
Zainuddin dinyatakan lulus setelah mempertahankan disertasinya dalam ujian tertutup pada Jumat (18/9/2026). Disertasi berjudul “Adopsi Open Source Enterprise Resource Planning Berbasis Klasterisasi Proses Bisnis pada IKM Manufaktur” itu diuji oleh tujuh dosen penguji selama sekitar dua jam.
Setelah melalui seluruh tahapan ujian dan mempertahankan hasil penelitiannya, Zainuddin dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor. Ia kini bergelar Dr. Moh. Zainuddin Fathoni, S.T., M.MT.
Kelulusan tersebut menambah daftar doktor di lingkungan UMG menjadi 52 orang. Bagi Fakultas Teknik, capaian itu sekaligus memperkuat sumber daya manusia akademik, khususnya di bidang Teknik Industri.
Didampingi istri dan keluarganya, Zainuddin mengungkapkan rasa syukur setelah menyelesaikan perjalanan panjang pendidikan doktoral. Ia mengakui proses tersebut menjadi perjuangan yang tidak ringan, hingga akhirnya dapat dituntaskan dengan baik.
“Saya mengucapkan puji syukur atas rahmat dan hidayah Allah SWT. Hari ini akhirnya saya berhasil melewati tahapan terakhir ujian disertasi untuk dinyatakan lulus pendidikan doktor di Prodi Teknik Industri UGM,” ungkap Zainuddin.
Perjalanan Sembilan Tahun di UMG
Zainuddin juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen pembimbing dan penguji yang memberikan masukan serta koreksi selama proses penelitian. Ia menilai berbagai masukan tersebut turut menyempurnakan penelitian yang dikerjakannya.
“Terima kasih saya ucapkan kepada para dosen pembimbing dan penguji atas segala masukan dan koreksi guna penyempurnaan penelitian saya selama ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Program Studi Teknik Industri, Dekan Fakultas Teknik, Rektor, serta jajaran pimpinan UMG yang memberikan dukungan selama dirinya menempuh pendidikan doktoral.
Zainuddin telah bergabung sebagai dosen Fakultas Teknik UMG selama sembilan tahun. Karena itu, kembalinya ia ke kampus setelah menyelesaikan studi doktoral diharapkan tidak hanya menambah gelar akademik, tetapi juga memperkuat kapasitas pembelajaran dan penelitian di lingkungan Fakultas Teknik.
Ketua Program Studi Teknik Industri UMG Akhmad Wasiur Rizqi, S.T., M.T., menyambut gembira capaian tersebut. Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus berharap Zainuddin dapat kembali berkontribusi dalam pengembangan program studi.
“Kami keluarga besar Prodi Teknik Industri UMG mengucapkan tahniah kepada Dr. M. Zainuddin. Selamat datang kembali dan bersama-sama membesarkan Prodi Teknik Industri UMG,” kata Wasiur.
Perkuat Pembelajaran dan Riset
Dekan Fakultas Teknik UMG, Dr. Misbah, S.T., M.T., juga mengapresiasi keberhasilan Zainuddin menyelesaikan pendidikan doktoralnya. Menurutnya, capaian tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi pengembangan keilmuan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia di Fakultas Teknik.
“Selamat dan sukses kepada Dr. Zainuddin atas keberhasilannya menyelesaikan studi doktoralnya. Semoga ilmunya bermanfaat, bukan hanya bagi Dr. Zainuddin, tetapi juga bagi peningkatan kualitas pembelajaran di Prodi Teknik Industri khususnya dan sumber daya manusia di Fakultas Teknik,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman akademik dan hasil penelitian yang diperoleh Zainuddin selama menempuh pendidikan di UGM dapat dibawa kembali ke lingkungan UMG.
“Selamat bergabung kembali untuk memperkuat Fakultas Teknik UMG,” kata Misbah.
Disertasi Zainuddin mengenai adopsi Open Source Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis klasterisasi proses bisnis pada industri kecil dan menengah (IKM) manufaktur juga membuka ruang pengembangan riset yang dekat dengan kebutuhan dunia industri.
Kajian tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan hubungan antara perguruan tinggi, teknologi informasi, dan pengembangan daya saing IKM.
Dengan bertambahnya doktor baru, UMG tidak hanya menambah capaian akademik, tetapi juga memperkuat modal keilmuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan kontribusi kampus bagi masyarakat serta dunia industri.





0 Tanggapan
Empty Comments